Puisi: Kembang-Kembang yang (Karya F. Rahardi) Kembang-Kembang yang... kuning pasti tidak merah pasti tidak hijau tidak putih tidak coklat inilah itu kembang-kembang yang harum yang i…
Puisi: Surat Cinta (Karya Dorothea Rosa Herliany) Surat Cinta Kuputuskan sesobek pengkhianatan yang cantik, saat aku mesti tinggal untuk sebuah nafsu. dengar…
Puisi: Hikayat Bulan (Karya Dorothea Rosa Herliany) Hikayat Bulan Itukah wajah kekasihmu? bergantung dalam kesepian. bertahun-tahun menangis dan muram: berjalan …
Puisi: Elegi Sinta (Karya Dorothea Rosa Herliany) Elegi Sinta Aku Sinta yang urung membakar diri. demi darah suci bagi lelaki paling pengecut bernama Rama. lalu aku basuh tubuhku, dengan d…
Puisi: Kota Sengketa (Karya Dorothea Rosa Herliany) Kota Sengketa Dari sebuah gang tikus, aku masuki hotel murah : tak disediakan rasa aman. tak ada mimpi dan kantuk yang nikmat. …
Puisi: Nikah Laut (Karya Dorothea Rosa Herliany) Nikah Laut Garam-garam itu kauperas dari keringat nelayan. aku pilih ikan-ikan dari persetubuhannya dengan la…
Puisi: Nikah Ilalang (Karya Dorothea Rosa Herliany) Nikah Ilalang Engkau nikahi ilalang. Berumah di negeri semak-semak. Diamlah dalam kemerisik angin yang meng…
Puisi: Tembang di Atas Perahu (Karya Dorothea Rosa Herliany) Tembang di Atas Perahu Seperti di atas perahu kecil sendirian aku terombang-ambing ombak kecil dalam tubuhku jika aku terlelap, kum…
Puisi: Kereta yang Berangkat (Karya Dorothea Rosa Herliany) Kereta yang Berangkat Rupanya telah sampai saatnya kereta berangkat. tinggal aku yang mesti lambaikan tanga…