Postingan

Puisi: Gema Sumpah Pemuda (Karya Sitor Situmorang)

Gema Sumpah Pemuda Satu Bahasa: Jiwa Merdeka Satu Semangat: Peri-Kemanusian Terpadu dalam getaran jiwa Sumba…

Puisi: Rumah Kata (Karya Suminto A. Sayuti)

Rumah Kata Kembali ke rumah kata. Kembali ke rumah cinta Siapa menunggumu. Putik kembang bertaburan                 di pembaringan Harum pun menyisir…

Puisi: Lukisan dalam Lukisan (Karya Sitor Situmorang)

Lukisan dalam Lukisan ( untuk Srihadi dan Farida ) Lukisan ini sejeput sajen kembang di daun pisang t…

Puisi: Syair Embun Pagi (Karya Suminto A. Sayuti)

Syair Embun Pagi Hangat matahari. Kehendak pun tak pernah henti Lalu, mata pun cucuk daun. Menghirup embun pagi Jalan pun terbuka. Menuju cakrawala K…

Puisi: Bangun (Karya Sitor Situmorang)

Bangun Tidurnya: kejalangan perempuan Bangunnya: kesepian disugukan , Racun menyebar di tubuh, Tak ada yan…

Puisi: Dari Hal Mimpi dan Sajak (Karya Sitor Situmorang)

Dari Hal Mimpi dan Sajak (Untuk Takdir Alisjahbana) Dari segala kebenaran ada satu: Tak ada sajak yang cukup…

Puisi: Malam Tamansari (Karya Suminto A. Sayuti)

Malam Tamansari Penjaga malam itu datang tatkala rembulan jatuh di pundak tembok temugelang. Aku pun bergegas masuk ke dalam mata cincin di jari mani…

Puisi: Dongeng Sebelum Tidur (Karya Suminto A. Sayuti)

Dongeng Sebelum Tidur (1) Itulah ular yang kau gambar tempo hari dan diberi nilai delapan oleh ibu guru : ular itu bernama Siapa Saja bisanya luar bi…

Puisi: Hari Ini Seperti Juga Kemarin (Karya Seno Gumira Ajidarma)

Hari Ini Seperti Juga Kemarin Hari ini seperti juga kemarin tak lagi terbandingkan, antara nasib antara sepi kemudian rawan, jatuh di bumi …
© Sepenuhnya. All rights reserved.