Postingan

Puisi: Bangkit Bersama Senja (Karya Yohana Santiani Satri)

Bangkit Bersama Senja Kala senja menyapa, aku datang menghampiri, memberikan rasa pujian, bahwa keindahannya yang selalu kutunggu. Jika senja bersedi…

Puisi: Mimpi yang Belum Usai (Karya Novita Arief Hidayati)

Mimpi yang Belum Usai Subuh runtuh menimpa mimpimu yang belum utuh  Mimpimu tumpah direnggut langit kuning mentega Daun-daun mengembun hantarkan faja…

Puisi: Lembar Diagram Senin (Karya Agus Sanjaya)

Lembar Diagram Senin Tulangku ranting kaktus patah. Aku menziarahi angin sesak napas, ruang kehilangan keramahan. Aku bercermin pada orang-orang asin…

Puisi: Hari Esok (Karya Linus Suryadi AG)

Hari Esok Akan kudukung hari-hari esokmu Dengan wajah sebagaimana semula Letih lesu kini tengah mengabu Da…

Puisi: Adikku (Karya Abdul Hadi WM)

Adikku Adikku lebih dingin dari batu mata pucatnya membayang dunia beku Ia yang minum dengan mulut jantung ibuku dan rambutnya tak mau pisah denganku…

Puisi: Tak (Karya Sutardji Calzoum Bachri)

Tak guruh takada        kilat tak             teriak takada         panggil tak bisik takada          himbau tak        cakap takada         kata tak…

Puisi: Di Padang Luas Membentang (Karya Emha Ainun Nadjib)

Di Padang Luas Membentang Di padang luas membentang Kuingin berlari dan melepaskan. Rumput, batu, angin, pohonan Kembang lily tak disentuh tangan Tak…

Puisi: Pertemuan (Karya Linus Suryadi AG)

Pertemuan dengan hati sabar kutemu luas laut dengan rasa gemetar jiwamu yang lembut kuserahkan Kata berakibat ganda dalam sunyi-senyap memanggil tiba…

Puisi: Engkaulah, Engkau (Karya N. A. Hadian)

Engkaulah, Engkau Yang berdetik dalam terang yang bercahaya dalam gelap kupatahkan tulang rusukku burung pipit dan unggas-unggas, tolonglah aku mabu…
© Sepenuhnya. All rights reserved.