Postingan

Puisi: Malam Hujan (Karya Hijaz Yamani)

Malam Hujan Kau apakan uap dingin meluap di deras hujan Dan ketika kita makin dekat berduaan di malam hujan? (Bulan tidak jadi timbul tidak bisa meli…

Puisi: Bangkit Bersama Senja (Karya Yohana Santiani Satri)

Bangkit Bersama Senja Kala senja menyapa, aku datang menghampiri, memberikan rasa pujian, bahwa keindahannya yang selalu kutunggu. Jika senja bersedi…

Puisi: Mimpi yang Belum Usai (Karya Novita Arief Hidayati)

Mimpi yang Belum Usai Subuh runtuh menimpa mimpimu yang belum utuh  Mimpimu tumpah direnggut langit kuning mentega Daun-daun mengembun hantarkan faja…

Puisi: Lembar Diagram Senin (Karya Agus Sanjaya)

Lembar Diagram Senin Tulangku ranting kaktus patah. Aku menziarahi angin sesak napas, ruang kehilangan keramahan. Aku bercermin pada orang-orang asin…

Puisi: Hari Esok (Karya Linus Suryadi AG)

Hari Esok Akan kudukung hari-hari esokmu Dengan wajah sebagaimana semula Letih lesu kini tengah mengabu Da…

Puisi: Adikku (Karya Abdul Hadi WM)

Adikku Adikku lebih dingin dari batu mata pucatnya membayang dunia beku Ia yang minum dengan mulut jantung ibuku dan rambutnya tak mau pisah denganku…

Puisi: Tak (Karya Sutardji Calzoum Bachri)

Tak guruh takada        kilat tak             teriak takada         panggil tak bisik takada          himbau tak        cakap takada         kata tak…

Puisi: Di Padang Luas Membentang (Karya Emha Ainun Nadjib)

Di Padang Luas Membentang Di padang luas membentang Kuingin berlari dan melepaskan. Rumput, batu, angin, pohonan Kembang lily tak disentuh tangan Tak…

Puisi: Pertemuan (Karya Linus Suryadi AG)

Pertemuan dengan hati sabar kutemu luas laut dengan rasa gemetar jiwamu yang lembut kuserahkan Kata berakibat ganda dalam sunyi-senyap memanggil tiba…
© Sepenuhnya. All rights reserved.