Puisi: Serenada Merah Padam (Karya W.S. Rendra) Serenada Merah Padam Sekawan kucing berpasang-pasangan mengeong di kegelapan. Sekawan kucing mengeong dengan bising mengeong dengan pa…
Puisi: Tiba-Tiba Malam Pun Risik (Karya Sapardi Djoko Damono) Tiba-Tiba Malam Pun Risik Tiba-tiba malam pun risik beribu Bisik Tiba-tiba engkau pun lengkap menerima satu…
Puisi: Pelabuhan Sebelum Pasang (Karya Taufiq Ismail) Pelabuhan Sebelum Pasang Jika kau bertanya, kesepian, maka lautlah jawabanku Jika kau menyapa, kesedihan, mak…
Puisi: Syair Api (Karya W.S. Rendra) Syair Teratai Syair Api Balok-balok terbakar menjadi api. Menunggang macan, menyongsong matahari. .................... Api itu mengolah Api itu memur…
Puisi: Ketika Kau Tak Ada (Karya Sapardi Djoko Damono) Ketika Kau Tak Ada Pour Donne ketika kau tak ada, masih tajam seru jam dinding itu, jendela tetap seperti matamu nafas langit pun d…
Puisi: Kota, Pelabuhan, Ladang, Angin dan Langit (Karya Taufiq Ismail) Kota, Pelabuhan, Ladang, Angin dan Langit Dermaga pelabuhan balok hitam pasangan tua Kawanan undan beterbangan dua-dua Ketika dingin mencerc…
Puisi: Baju (Karya W.S. Rendra) Baju Amat sayang mencuci bajuku karena telah melekat air mata kekasihku. Sagan, 1958 Sumber: Puisi-Puisi Cinta (2018) Analisis Puisi : …
Puisi: Kolam di Pekarangan (Karya Sapardi Djoko Damono) Kolam di Pekarangan (1) Daun yang membusuk di dasar kolam itu masih juga tengadah ke ranting pohon jeruk yang …
Puisi: Jembatan (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Jembatan Sedalam-dalam sajak takkan mampu menampung airmata bangsa. Kata-kata telah lama terperangkap dalam basa-basi dalam ewuh pekewuh dalam isyara…