Postingan

Puisi: Cita-Cita (Karya Arahmaiani)

Cita-Cita Waktu kecil aku ditanya Cita-citaku apa Kubilang mau jadi nabi Bapak bilang: tidak bisa! Anak perempuan boleh meraih cita-cita…

Puisi: Orkestra (Karya Nersalya Renata)

Orkestra suara tamborin menembus jendela kendaraan meledak di perut anak-anak tanpa nama yang asyik menggerogoti monumen di tengah ko…

Puisi: Potret Musim Panas (Karya Fitri Yani)

Potret Musim Panas musim panas menjadi tua pohon-pohon kurus, parau dan layu para perempuan di rumah bordil berdansa dan menyibak sepi d…

Puisi: Kamar (Karya Gunoto Saparie)

Puisi Kamar mengapakah kaupadamkan lampu yang nyala di kamar depan itu? benarkah malam telah amat larut dan sunyi mengendap dalam kabut? jarum-jarum …

Puisi: Telepon Genggam (Karya Joko Pinurbo)

Telepon Genggam Di pesta pernikahan temannya ia berkenalan dengan perempuan yang kebetulan menghampirinya. …

Puisi: Ibadah Sepanjang Usia (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Ibadah Sepanjang Usia Kalimat-kalimat yang kau ucapkan berguguran dalam sahadatku. inilah kidung yang digumamkan! Berapa putaran dalam …

Puisi: Panggilan Pulang (Karya Joko Pinurbo)

Panggilan Pulang Bangun tidur, ia langsung menghidupkan telepon genggam mudah-mudahan ada pesan. Masih ngan…

Puisi: Ibadah Separuh Hati (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Ibadah Separuh Hati Kuletakkan hatiku pada meja perjamuan. telah sepanjang usia aku merendamnya dalam darah. jiwa yang mengaliri doa-doaku…

Puisi: Lirik (Karya Gunoto Saparie)

Lirik mripatmu mengerdip, kekasih, matamu sayu mripatmu kebijakan menyinarkan keindahan mripatmu jernih, kekasih, matamu kemilau mripatmu kelembutan …
© Sepenuhnya. All rights reserved.