Puisi: Rendezvous, Pada Sebuah Pantai (Karya Dimas Arika Mihardja) Rendezvous: Pada Sebuah Pantai Dik, lihatkah riak dan ombak itu? Itulah gemuruh dadaku memandangmu Bang, lihatkah lidah ombak itu? Itulah…
Puisi: Sketsa Rumah Tua (Karya Dimas Arika Mihardja) Sketsa Rumah Tua (: Hazim Amir) Sebuah rumah tua Tak lelah meriwayatkan diri Angin senja hinggap di daun j…
Puisi: Dua Roti, Lima Ikan (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Dua Roti, Lima Ikan Tidak ada dua roti padaku, apalagi lima ikan. Jadi apa yang harus kubagikan; Jiwa atau cinta? atau imajinasi; atau …
Puisi: Telaga Air Mata (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Telaga Air Mata Air matamu tumpah menggenang dalam telaga Aku membasuh roh, melempar mimpi Kabut-kabut hampir hilang ditempa cahaya. Ba…
Puisi: Dina Upakara (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Dina Upakara (: Komunitas suster PMY) Anak yang dia susui dengan payudara perawan itu bisu. Mata mereka berselimutkan kabut, tak sanggup m…
Puisi: Dor..!! (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Dor..!! (: Mgr. Aerts, MSC dkk) Orang-orang Belanda itu ditembak Jepang. Tubuhnya dibiarkan terapung di pinggir pantai digerogoti anjing …
Puisi: Daun Pintu Itu (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Daun Pintu Itu peluk daun pintu itu ke dalam bantal mimpimu menguras serat-serat kayunya dengan pahat air lidah (maka kita akan dibawa ke pulau-pulau…
Puisi: Telerisme (Karya F. Rahardi) Telerisme leherku leher botol ludahmu enam botol darahku benjol—benjol dunia akhirat direbus …
Puisi: Kucubit Pipi Kuala Lumpur (Karya Lazuardi Anwar) Kucubit Pipi Kuala Lumpur Ada dengus dari kubur dalam tanur matahari yang semakin meninggi kucubit pipi kuala lumpur. Kalau di sini ada sahabat kupel…