Postingan

Puisi: Doa yang Kulangitkan (Karya Adam Gunawan)

Doa yang Kulangitkan Untuk saat ini Cukup aku menjagamu dari kejauhan Lewat doa yang kulangitkan Karena menjagamu dari dekat sering berakhir rasa rak…

Puisi: Seutas Syair Rindu (Karya Lyna Sitorus)

Seutas Syair Rindu Terkhusus buatmu seutas rindu diriku tak bisa marah, karena engkau anugerah terindah  yang mendekap barisan hariku penuh bahagia t…

Puisi: Karina Eka Putri (Karya Rin)

Karina Eka Putri Karina Eka Putri namanya Anggun, ramah dan baik orangnya Rin, nama pena yang yang selalu dipakai Inilah si wanita tangguh Namun, ter…

Puisi: Belajar Berenang (Karya M. Aan Mansyur)

Belajar Berenang Kau nyala langit yang biru pada pangkal April dan awan yang menolak warna selain putih. Kau setapak berundak- undak di belakang ruma…

Puisi: Magelang Sejuta Bunga (Karya Sri Wanidah)

Magelang Sejuta Bunga Warna-warni mahkota bunga menghiasi Sepanjang jalan di tiap sudut kota Indah wajah kota Asri pemandangan Mari membangun Magelan…

Puisi: Kasih Tak Bertepi (Karya Okto Son)

Kasih Tak Bertepi Ia bekerja keras Ia mengandung Dan harus melahirkan Ia harus mengurusi rumah Memasak Membesarkan anak. Ia mengerjakan banyak pekerj…

Puisi: Bahasa Ibu (Karya Hillari Dita Regi)

Bahasa Ibu bahasa ibu adalah bahasa jujur dan sederhana yang tak kenal lelah diajarkan sejak mulut kita belajar mengeja dengan irama dan nada terbata…

Puisi: Alam yang Indah (Karya Ima Yusrina)

Alam yang Indah Terbentang luas sawah berundak Hijaunya padi membuat mata cerah Elok sekali pemandangan ini Segarnya di pagi hari Ayah pergi ke sawah…

Puisi: Ziarah Rindu (Karya Ulfatin Ch.)

Ziarah Rindu Di tanahmu, ibu. Aku pulang membuka catatan lama tentang rindu dan harapan Di tanahmu, ibu. Hujan kupatahkan agar derainya tak berujung …
© Sepenuhnya. All rights reserved.