Puisi: Untuk Sebuah Sepi (Karya Susy Ayu) Untuk Sebuah Sepi setangkai mawar kau simpan di mejaku durinya runcing menusuk jantung aku bertanya, " Mengapa cinta bisa begini pedih?" ka…
Puisi: Ibu, Aku Pahlawan Anti-Perang (Karya Adi Sidharta) Ibu, Aku Pahlawan Anti-Perang Untuk adikku di rumah Ibu, aku takut siapa itu Syngman Rhee dan Mac Arthur yang membakar dan membunuh di Korea? Ibu, ap…
Puisi: Kujumpai Engkau (Karya Ilham Setia) Kujumpai Engkau Kujumpai engkau pada gema menggelantung di langit orang miskin terhimpit kekuasaan Kujumpai engkau pada arti keringat legam bahu berh…
Puisi: Kutemukan Ibu di Senyummu (Karya Ilham Setia) Kutemukan Ibu di Senyummu Buat Makngah Kutemukan ibu di senyummu Di lentur tutur bijakmu Terima kasih Ucap yang terucap Tak terkata puji atas petuahm…
Puisi: Bermain Kupu-Kupu (Karya Budi Wahyono) Bermain Kupu-Kupu Nikmatilah kupu-kupu yang beterbangan di halaman rumah bukan rumahmu yang berhalaman sesak. Tetapi rumah nenek yang terus menawarka…
Puisi: Belajar Berkebun (Karya Sumanang Tirtasujana) Belajar Berkebun Kakekku sudah tua Tapi ia semangat bekerja Aku sering diajak di kebunnya Ada timun, tomat, dan pepaya Di kebun sungguh senang sekali…
Puisi: Hujan Larut Malam (Karya Gunoto Saparie) Hujan Larut Malam ada suara hujan gelisah di pepohonan lagu sangsai yang menggema nyanyian kabut meliput cuaca ada hujan larut malam ketika langit ba…
Puisi: Jalan Menjemput Kematian (Karya Neni R. Tyas) Jalan Menjemput Kematian ada sepenggal jalan yang kuprasastikan pada malam mengembun, rumput basah juga aroma tanah lembab menyatu dalam kelelahan ya…
Puisi: Sempurna (Karya Shinta Miranda) Sempurna Malam menaiki subuh pada gema pencipta Adakah hari dan haru bakal singgah di sini Subuh mendaki petang pada gema pencipta Merakit raga di a…