Postingan

Puisi: Laut Berparuh Merah (Karya M. Aan Mansyur)

Laut Berparuh Merah Akan kuhentikan tahun-tahun diamku demi mengatakan kau cantik. Setelah itu, aku bunuh diri. Atau memintamu menjadi seekor gagak y…

Puisi: Tamasya ke Pulau Dewata (Karya Defa Seftianengsih)

Tamasya ke Pulau Dewata Pagi ini tampak tak biasa Aku berlibur ke Pulau Dewata Pulau Dewata adalah sebutan untuk Pulau Bali Pulau sejuta pesona Banya…

Puisi: Sungai Serayu Indah (Karya Kamilah Siswati)

Sungai Serayu Indah Tuk Bimalukar namanya Pusat muasal Sungai Serayu Airnya mengalir ke seluruh Banyumas raya Sawah-sawah pak tani subur karenanya Su…

Puisi: Selendang Batik Ibu (Karya Amalia Najichah)

Selendang Batik Ibu Kala itu, sebagai anakmu Aku tidak mengerti Apa saja yang telah kau berikan untukku Kala itu, sebagai anakmu Aku tidak tahu Apa y…

Puisi: Aku Anak Hebat (Karya Amalia Najichah)

Aku Anak Hebat Aku anak hebat Generasi penerus bangsa yang sehat Karena tubuhku menyimpan beragam vitamin Hasil kekayaan tanah yang subur dan air yan…

Puisi: Tunas Bangsa (Karya Jung Archangel)

Tunas Bangsa Suatu hari Aku tersadar Kilau Zamrud ini Semakin memudar Karena kita Tunas-tunas bangsa Sedang terlena Karena kita Tunas-tunas bangsa Ra…

Puisi: Meniru Angsa (Karya Nanoq Da Kansas)

Meniru Angsa berdua, kami terus berdua mengabarkan cinta juga luka dunia di balik bunga perdu di ujung kolam waktu kami anyam belahan kapu-kapu saran…

Puisi: Pahlawan Kesuksesanku (Karya Ardiyani Muninggar)

Pahlawan Kesuksesanku Fajar telah menyapa pagiku Kau jadikan harimu, hari untuk pengorbanan Pengorbanan mencari rezki, pengorbanan untuk mencari awal…

Puisi: Cinta dalam Setengah Blues (Karya Nezar Patria)

Cinta dalam Setengah Blues Cinta, katamu, adalah tangga nada dan kau pun mulai menyusun not buta Kudengar piano itu berdenting, garing. Ada suara sa…
© Sepenuhnya. All rights reserved.