Puisi: Di Seberang Hari (Karya Upita Agustine) Di Seberang Hari (Kepada Yang Dipertuan Gadis Puti Reno Sumpu) Entah siang dia datang Entah malam dia tiba Di jendela masa lalu …
Puisi: Luapan (Karya Rachmat Djoko Pradopo) Luapan (1) kami orang-orang kalah tanpa satu pun perang kami orang-orang tersisih tanpa mendesak ke depan menanti tempat menanti waktu menan…
Puisi: Kemerdekaan (Karya H.S. Djurtatap) Kemerdekaan kemerdekaan adalah pikiran-pikiran yang tak pernah dinyatakan tapi selalu berkibar di puncak tiang tinggi sekali kemerdekaan adalah pikir…
Puisi: Perahu (Karya Ibrahim Sattah) Perahu ini taklain angin debu taklain debu batu taklain dulu api taklain tungku dengan taklain jalan dengan takdengan kalian laut taklain lautan tany…
Puisi: Di Bandara (Karya Lazuardi Adi Sage) Catatan Di Bandara jauh sekali negerimu di lepas landas jumboku menembus bulan senja-senja di Bandara perpisahan rubuhkan airmata kutampung jadi kola…
Puisi: Sajak Beranak jadi Ibu (Karya Upita Agustine) Sajak Beranak jadi Ibu Sajak beranak tak bersajak Sajak dari rahimku Sajak kanak-kanak Sajak beranak jadi ibu Terbenam aku dalam rumah …
Puisi: Bendera Darah dan Air Mata Kami (Karya Saini KM) Bendera Darah dan Air Mata Kami Telah kami pertahankan bagimu suatu ruang di langit Berkibarlah s'lalu! lambailah angkatan-angkatan yang ak…
Puisi: Buatan Buah Tomat (Karya Alizar Tanjung) Puisi Buatan Buah Tomat aku butuh sebuah puisi dari buah tomat. aku kupas kulit tomat itu dengan mata pisau paling tajam, buat meyaki…
Puisi: Ya Rasulallah (Karya Mustofa Bisri) Ya Rasulallah Aku ingin seperti santri berbaju putih yang tiba-tiba datang menghadapmu duduk menyentuhkan kedua telapak tanga…