Bisnis

header ads

Puisi: Akulah Syair Itu (Karya Fikar W. Eda)

Akulah Syair Itu
(kepada perempuan yang dizalimi)

Aku lelaki kalah
lelah mengartikan makna
perjalanan musafir
menembus tandus sang gurun
peta lusuh mengapung
di permukaan danau
adalah isyarat yang mestinya
tidak kita tolak

Angin mengusap ruhku
dari dua arah sekaligus
membungkus luka-luka matahari
(musafir harus melanjutkan perjalanan)

Duhai langit yang membiaskan warna kusam
akulah syair
yang mengalir dari hulu, rindu
menembus gurun
pori-pori tanah
menyelamlah dalam ku
warna-warna memang telah gugur
tangis tumpah
di jalan-jalan
di kesunyian pusara

Seorang perempuan
asyik menuliskan kezaliman
yang tak ia pahami.

Banda Aceh
1992-2000
Puisi Fikar W. Eda
Puisi: Akulah Syair Itu
Karya: Fikar W. Eda

Baca juga: Kumpulan Puisi Lama 5 Bait

Posting Komentar

0 Komentar