Puisi: Peluk Sekuat Cintamu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Peluk Sekuat Cintamu (Karya Wiji Thukul)

Peluk Sekuat Cintamu Kehadiran kita nanti akan diterima dunia yang kabur perkawinan kita nanti perayaan kemiskina...

Read More »

Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul)

Tujuan Kita Satu Ibu Kutundukkan kepalaku, bersama rakyatmu yang berkabung bagimu yang bertahan di hutan dan terbunu...

Read More »

Puisi: Di bawah Selimut Kedamaian Palsu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Di bawah Selimut Kedamaian Palsu (Karya Wiji Thukul)

Di bawah Selimut Kedamaian Palsu Apa guna punya ilmu kalau hanya untuk mengibuli Apa gunanya banyak baca buku ...

Read More »

Puisi: Sehari Saja Kawan (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Sehari Saja Kawan (Karya Wiji Thukul)

Sehari Saja Kawan! Satu kawan bawa tiga kawan Masing-masing nggandeng lima kawan Sudah berapa kita punya kawan S...

Read More »

Puisi: Apa Guna (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Apa Guna (Karya Wiji Thukul)

Apa Guna Apa guna punya ilmu kalau hanya untuk mengibuli Apa gunanya banyak baca buku kalau mulut kau bungkam ...

Read More »

Puisi: Tiga Tangga Sama, Kau Daki Berulang Kali (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Tiga Tangga Sama, Kau Daki Berulang Kali (Karya Taufiq Ismail)

Tiga Tangga Sama, Kau Daki Berulang Kali (I) Di tahun empat lima ketika situasi berbalik kilat ...

Read More »

Puisi: Lima Syair Tentang Warisan Harta (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Lima Syair Tentang Warisan Harta (Karya Taufiq Ismail)

Lima Syair Tentang Warisan Harta (I) Inilah syair pertama tentang secercah sejarah Mengenai nabi...

Read More »

Puisi: Sajak Anak Muda Serba Sebelah (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Sajak Anak Muda Serba Sebelah (Karya Taufiq Ismail)

Sajak Anak Muda Serba Sebelah Si Toni dicabut kupingnya satu yang kanan Maka suara masuk kuping ki...

Read More »

Puisi: Mendaki Bukit Doa (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Mendaki Bukit Doa (Karya Acep Zamzam Noor)

Mendaki Bukit Doa Cinta adalah palang kayu Yang kupanggul dari lembah Ke puncak bukit. Ada tetes...

Read More »

Puisi: Sebagai Kenangan kepada Amir Hamzah, ... (Karya Asrul Sani)
Puisi: Sebagai Kenangan kepada Amir Hamzah, ... (Karya Asrul Sani)

Sebagai Kenangan kepada Amir Hamzah, Penyair yang Terbunuh Ciumlah pinggir kejauhan tangan terku...

Read More »

Puisi: Oda pada Van Gogh (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Oda pada Van Gogh (Karya Taufiq Ismail)

Oda pada Van Gogh Pohon sipres. Kafe tua Di ujung jalan Sepi. Sepi jua Langit berombak Bul...

Read More »

Puisi: Ternyata Aku yang Terdampar Itu (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Ternyata Aku yang Terdampar Itu (Karya Acep Zamzam Noor)

Ternyata Aku yang Terdampar Itu Ternyata aku yang terdampar itu Lantaran menyerah, tak bisa menjaw...

Read More »

Puisi: Ada Apa Dengan Cinta?
Puisi: Ada Apa Dengan Cinta?

Ada apa dengan Cinta? Apa kau pernah jatuh cinta pada seorang yang tidak seharusnya, melawan per...

Read More »

Puisi: Menyesal
Puisi: Menyesal

Menyesal Kita menghancurkan, hanya untuk mengatakan: kita menyesal. Kita menghilangkan, ha...

Read More »

Puisi: Dalam Kenangan (Karya H.B. Jassin)
Puisi: Dalam Kenangan (Karya H.B. Jassin)

Dalam Kenangan Alam, apa bedanya di dalam kenangan Orang yang mati dan orang yang hidup Yang mat...

Read More »

Puisi: Tak Pandai Bermain (Karya H.B. Jassin)
Puisi: Tak Pandai Bermain (Karya H.B. Jassin)

Tak Pandai Bermain Saudara, terasa-rasa saudara marah. Marahnya marah sedih bercampur kecewa, ka...

Read More »

Puisi: Kisah Saudagar dan Burung Beo (Karya Taufiq Ismail)
Puisi: Kisah Saudagar dan Burung Beo (Karya Taufiq Ismail)

Kisah Saudagar dan Burung Beo (berdasarkan kisah-kisah hewan dari Masnawi, karya Jalaluddin Rumi) ...

Read More »

Puisi: Tangga ke Mahawu (Karya Acep Zamzam Noor)
Puisi: Tangga ke Mahawu (Karya Acep Zamzam Noor)

Tangga ke Mahawu Aku hanya menghitung sejumlah jari Pada tanganku. Tak ada Rosario lapis lazuli ...

Read More »
loading...
 
 
 
Top