Puisi: Peluk Sekuat Cintamu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Peluk Sekuat Cintamu (Karya Wiji Thukul)

Peluk Sekuat Cintamu Kehadiran kita nanti akan diterima dunia yang kabur perkawinan kita nanti perayaan kemiskina...

Read More »

Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul)

Tujuan Kita Satu Ibu Kutundukkan kepalaku, bersama rakyatmu yang berkabung bagimu yang bertahan di hutan dan terbunu...

Read More »

Puisi: Di bawah Selimut Kedamaian Palsu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Di bawah Selimut Kedamaian Palsu (Karya Wiji Thukul)

Di bawah Selimut Kedamaian Palsu Apa guna punya ilmu kalau hanya untuk mengibuli Apa gunanya banyak baca buku ...

Read More »

Puisi: Surat Dari Ibu (Karya Asrul Sani)
Puisi: Surat Dari Ibu (Karya Asrul Sani)

Surat Dari Ibu Pergi ke dunia luas, anakku sayang pergi ke dunia bebas! Selama angin masih angin...

Read More »

Puisi: Elang Laut (Karya Asrul Sani)
Puisi: Elang Laut (Karya Asrul Sani)

Elang Laut Ada elang laut terbang senja hari antara jingga dan merah surya hendak turun, per...

Read More »

Puisi: Sehari Saja Kawan (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Sehari Saja Kawan (Karya Wiji Thukul)

Sehari Saja Kawan! Satu kawan bawa tiga kawan Masing-masing nggandeng lima kawan Sudah berapa kita punya kawan S...

Read More »

Puisi: Elegi Nakhoda Harap
Puisi: Elegi Nakhoda Harap

Elegi Nakhoda Harap Dengan atau tanpa memaksa Aku mungkin akan menyesali; Satu atau dua, atau mungkin tiga tahun lagi, Hanya ma...

Read More »

Berbagai Alasan Mengapa Anda Harus Membuat Meja Kerja Anda Senantiasa Rapi
Berbagai Alasan Mengapa Anda Harus Membuat Meja Kerja Anda Senantiasa Rapi

Meja kerja menjadi salah satu elemen yang begitu penting perannya dalam pekerjaan di ruangan Anda. Dengan adanya meja kerja segala pekerjaa...

Read More »

Puisi: Terkapar dari Seberkas Puisi yang Membunuh (Karya Deni Puja Pranata)
Puisi: Terkapar dari Seberkas Puisi yang Membunuh (Karya Deni Puja Pranata)

Terkapar dari Seberkas Puisi yang Membunuh Luka mendekamku laharnya menggumpal menggerayangi darah...

Read More »

Puisi: Prapanca (Karya Binhad Nurrohmat)
Puisi: Prapanca (Karya Binhad Nurrohmat)

Prapanca Dari desa ke desa leleh tinta pujangga dan petani di lumpur sawah raganya. Tak berpijak...

Read More »

Puisi: Kisah Sandal Jepit (Karya Cucuk Espe)
Puisi: Kisah Sandal Jepit (Karya Cucuk Espe)

Kisah Sandal Jepit Aku ingin bercerita tentang sandal jepit Di negeri yang suka mempersulit Dipi...

Read More »

Puisi: Ibu, Aku Ingin Terompet (Karya Cucuk Espe)
Puisi: Ibu, Aku Ingin Terompet (Karya Cucuk Espe)

Ibu, Aku Ingin Terompet (Di pojok pasar beralas tikar) Lelaki kecil anak penjual terompet Duduk ...

Read More »

Puisi: Pelajaran dari Kupu-kupu (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)
Puisi: Pelajaran dari Kupu-kupu (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Pelajaran dari Kupu-kupu Untuk memiliki sayap-sayap yang indah Kupu-kupu merelakan dirinya jadi ke...

Read More »

Puisi: Reklame Bisu (Karya Deni Puja Pranata)
Puisi: Reklame Bisu (Karya Deni Puja Pranata)

Reklame Bisu Dendamnya ia pajang di himpitan kota ditumpahkanlah segelas amarah dari susu kedela...

Read More »

Puisi: Cerita Luar Kota (Karya Binhad Nurrohmat)
Puisi: Cerita Luar Kota (Karya Binhad Nurrohmat)

Cerita Luar Kota Tanganku gemuruh menyentuh selarik sajak mengiris diam-diam di balik kubah malam....

Read More »

Puisi: Roman Pelarian (Karya Binhad Nurrohmat)
Puisi: Roman Pelarian (Karya Binhad Nurrohmat)

Roman Pelarian Tak ada di sini gugup jantungmu hanya kecut tubuh membekas di dinding dan pekat j...

Read More »

Puisi: Pada Jembatan Berbatu (Karya Cucuk Espe)
Puisi: Pada Jembatan Berbatu (Karya Cucuk Espe)

Pada Jembatan Berbatu Jalan itu menikung dan berbatu Padahal hujan baru saja berlalu Bias embun ...

Read More »

Puisi: Pesona Cinta (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)
Puisi: Pesona Cinta (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Pesona Cinta Tak sepatah kata mampu mengucap keindahannya Puitika juga bertekuk lutut pada gerai r...

Read More »
loading...
 
 
 
Top