loading...

Cerita Misteri: Indera Ke Enam...

Seorang Ayah membawa putrinya yang berusia tiga tahun untuk tidur malam. Seperti biasa, dia selalu menceritakan sebuah cerita, lalu mendengarkan doa putrinya setelah itu, "Tuhan berkatilah Ibuku, berkatilah ayahku... Tuhan berkatilah nenekku, dan selamat tinggal kakek".

Sang ayah bertanya, "mengapa kamu mengucapkan selamat tinggal kakek?"

Anak gadis kecil itu menjawab, "saya tidak tahu ayah".

Hari berikutnya kakeknya meninggal... Sang Ayah mulai berpikir itu adalah sebuah kebetulan yang sangat aneh.

Dan lalu beberapa bulan setelahnya, seperti biasa Sang Ayah membawa gadis itu ke tempat tidur dan lalu mendengarkan doanya, "Tuhan berkatilah Ibuku, berkatilah ayahku, dan selamat tinggal nenek".

Keesokan harinya nenek meninggal... dan Sang Ayah mulai berpikir, putriku sepertinya punya indera ke enam, sehingga dia bisa melihat apa yang akan terjadi di hari esok.

Dan lalu beberapa minggu kemudian saat gadis itu dibawa untuk tidur, Sang Ayah kembali mendengarkan gadis itu berdoa, "Tuhan berkatilah Ibuku, dan selamat tinggal ayah".

Sang Ayah langsung berkeringat dingin, dia tidak bisa tidur sepanjang malam dan tetap pergi ke kantor di pagi harinya. Namun di kantor dia hanya bisa merasa gugup dan sangat waspada. Dia mulai berpikir andai dia bisa melewati waktu tengah malam, dia pasti akan baik-baik saja.

Sang Ayah merasa aman berada di kantor, sehingga bukannya pulang setelah waktu kerjanya selesai, dia malah tinggal di sana, minum kopi, melihat arlojinya. Suatu ketika dia berteriak sangat keras sambil melompat hanya karena mendengar sebuah suara... akhirnya tengah malam tiba, dia menarik napas lega dan pulang ke rumah pada tengah malam itu juga.

Setiba dia di rumah, istrinya bertanya, "aku tidak pernah melihatmu bekerja selarut ini, apa yang terjadi?".

Sang Ayah menjawab, "saya tidak ingin membicarakan ini, saya baru saja menghabiskan hari terburuk dalam hidup saya".

Mendengar hal itu Sang Istri lalu mengatakan, "kamu pikir kamu saja yang memiliki hari buruk dalam hidupmu... kamu tidak akan percaya apa yang terjadi denganku... pagi tadi, tetangga kita Pak Sudirman mati di depan mataku di Serambi Rumah kita".

"Cerita Misteri: Indera Ke Enam"

Ada yang tau kenapa bisa Pak Sudirman yang mati?

Read more

Fungsi V-Belt Motor Matic dan Tips Perawatannya

Anda pengguna motor matic? Pada penggunaan sepeda motor matic, V-Belt merupakan salah satu komponen yang wajib diperhatikan. Fungsi V-belt untuk meneruskan putaran pulley bagian depan (engine) menuju pulley belakang (roda).

Penggunaan V-Belt tentu lebih mudah perawatannya hanya memberikan pelumas dibandingkan secara manual menggunakan rantai. Namun bagaimana dengan kondisi V-Belt motor yang tertutup oleh cover? Tentu hal ini pengendara harus jeli merasakannya.

V-Belt memiliki jarak tempuh 20.000 km. Jika sudah mendekati 20.000 km disarankan melakukan pergantian V-Belt. Hal ini dilakukan agar kecepatan tarikan gas tidak turun performa sesuai keinginan pengendara. Untuk pergantian V-Belt sendiri harus menggunakan special Tools Matic.

"Fungsi V-Belt Motor Matic dan Tips Perawatannya"

Jika V-Belt Anda mengalami masalah atau terjadi kerusakan maka akan terasa jelas pada beratnya tarikan gas saat berkendara. Sebab V-Belt telah melampaui batas maksimummnya dan hampir putus. Jika V-Belt sampai putus maka motor Anda tidak bisa digunakan.  Oleh sebab itu, segera lakukan pengecekan baik dilakukan secara ruti atau berkala pada V-Belt motor Anda apabila mulai terasa berat dan ganti V-Belt sebelum melampaui batas maksimumnya. Untuk itu berikut beberapa tips untuk melakukan perawatan pada V-Belt Motor Anda:

Rutin Melakukan Pemeriksaan
Rutinlah melakukan pemeriksaan pada ruang bagian CVT (Continously Variable Timing) setiap kelipatan 8.000 km. Pemeriksaan secara visual pada kondisi V-Belt penggerak terhadapt keretakan dan getas.

Pastikan Bebas Debu
Bersihkan ruang bagian CVT dari debu dan kotoran. Sebab debu dan kotoran yang menempel dapat mempengaruhi kinerja V-belt.

Perhatikan Masa Pakai
Lakukan pergantian V-Belt secara rutin sesuai ketentuan masa pakai dan jarak tempuh V-Belt motor Anda. Selain melakukan perawatan terhadap V-Belt motor Anda, sopanlah dalam berkendara. Hindarilah memutar gas secara mendadak agar speda motor Anda memiliki kecepatan yang lebih tinggi. Hal ini akan mempengearui masa tempuh V-Belt Anda.

Usahakan berkendara secara konstan dalam penarikan gas saat berkendara. Sebab V-Belt yang ditarik secara dadakan dalam berkendara terlalu sering akan memperpendek usia V-Belt motor Anda.  Tidak hanya itu, terlalu sering melakukan penarikan gas secara mendadak akan membuat bahan bakar Anda menjadi lebih boros dari biasanya.
Read more

Puisi: Burung dan Para Perahu Kecil...

Burung dan Para Perahu Kecil...


Menghadapi angin,
Menggantung di udara.
Di tepi barat pantai ini,
Sekelompok burung merasakan apa itu merdeka.

Terbang ke sana dan kemari,
Mendesak diri melawan yang tidak terlihat.
Terbang, dan tetap kembali...
Ke tepi pantai ini, tempat mereka merasa diterima.

Sebuah perahu kecil yang juga terlihat,
Kepalanya mengarah padaku...
Serta merta,
Dan aku tahu itu juga akan menghilang.


Sebuah titik yang tertelan cakrawala,
Mereka menyentuh lebih banyak isi peta.
Sebuah titik yang tertelan cakrawala,
Mereka merasakan lebih banyak isi dunia.

Lebih dariku...

================================= 
Puisi: Burung dan Para Perahu Kecil...
Oleh: Arief Munandar
=================================
"Puisi Burung dan Para Perahu Kecil..."

Read more

Elegy: Setidaknya kita bisa berteman...

Setidaknya kita bisa berteman...

Dengan semua penyangkalan yang terlihat seperti keharusan,
Hati yang meronta menolak firasat.
Menyurati kelemahan, memeluk ketakutan...
Luapan dari pengharapan,
Pernahkah namaku terselip dalam doa?

Terasa hati dingin membeku, saat bagianmu kembali berhembus.
Karena ada yang tertunda, saat ada yang tidak terucap...
Kalimat terakhir yang berdiam dalam hening,
Saat aku juga berhenti bertanya,
Siapa aku di hatimu?

Di sana aku terbayang, lukisan rindu yang telah kusam.
Saat kita menghabiskan malam, saat kita benci menemui pagi...
Untuk bertahan, kita telah lelah...
Untuk berharap, kita telah menyerah...

Dengan semua cinta yang kita serahkan kembali kepada takdir,
Dengan semua mimpi yang kita baringkan di dalam ketidakberdayaan...

Seakan kita akan bersama lagi,
Seakan kita akan mencintai lagi.
Saat engkau mengatakan,
Setidaknya kita bisa berteman...

Iya, setidaknya kita bisa berteman...
================================= 
Elegy: Setidaknya kita bisa berteman...
Oleh: Arief Munandar
=================================
"Puisi Setidaknya kita bisa berteman"

Read more
loading...
loading...