Puisi: Hati yang Bersalah
Puisi: Hati yang Bersalah

Hati yang Bersalah Hening kembali berteriak damai, dan aku berkilah padamu. Maka maafkan, karena aku harus berpura tidak menci...

Read More »

Puisi: Peluk Sekuat Cintamu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Peluk Sekuat Cintamu (Karya Wiji Thukul)

Peluk Sekuat Cintamu Kehadiran kita nanti akan diterima dunia yang kabur perkawinan kita nanti perayaan kemiskina...

Read More »

Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul)

Tujuan Kita Satu Ibu Kutundukkan kepalaku, bersama rakyatmu yang berkabung bagimu yang bertahan di hutan dan terbunu...

Read More »

Puisi: Di bawah Selimut Kedamaian Palsu (Karya Wiji Thukul)
Puisi: Di bawah Selimut Kedamaian Palsu (Karya Wiji Thukul)

Di bawah Selimut Kedamaian Palsu Apa guna punya ilmu kalau hanya untuk mengibuli Apa gunanya banyak baca buku ...

Read More »

Puisi: Surat Dari Ibu (Karya Asrul Sani)
Puisi: Surat Dari Ibu (Karya Asrul Sani)

Surat Dari Ibu Pergi ke dunia luas, anakku sayang pergi ke dunia bebas! Selama angin masih angin...

Read More »

Puisi: Kenangan Akan Zubaedah (Karya Medy Loekito)
Puisi: Kenangan Akan Zubaedah (Karya Medy Loekito)

Kenangan Akan Zubaedah ( untuk duka Aceh, 26 Desember 2004 ) Boneka tak berkaki menepi di denyut...

Read More »

Puisi: Danau Maninjau (Karya Medy Loekito)
Puisi: Danau Maninjau (Karya Medy Loekito)

Danau Maninjau Di biru danau Maninjau tangan Tuhan menabur bintang yang memijar di mata ikan-ika...

Read More »

Puisi: Pantai Padang (Karya Mawie Ananta Jonie)
Puisi: Pantai Padang (Karya Mawie Ananta Jonie)

Pantai Padang Kampung nelayan itu hanya tinggal bayangan saja, beberapa perahu terdampar dan satu ...

Read More »

Puisi: Bersandar Bantal (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)
Puisi: Bersandar Bantal (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Bersandar Bantal Kerabat mana yang bagimu tak enggan setiap kali datang dimintai pertolongan saa...

Read More »

Puisi: Ponsel (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)
Puisi: Ponsel (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Ponsel Wajah siapa yang paling lama ditatap bola matamu tubuh siapa yang paling rutin dipijit jari...

Read More »

Puisi: Cerita Untuk Nancy (Karya Mawie Ananta Jonie)
Puisi: Cerita Untuk Nancy (Karya Mawie Ananta Jonie)

Cerita Untuk Nancy Tiba-tiba di kota Kecamatan berletupan suara senapan, tiba-tiba dari seluruh ka...

Read More »

Puisi: Menunggang Kuda Memetik Bunga
Puisi: Menunggang Kuda Memetik Bunga

Menunggang Kuda Memetik Bunga Tinggi bukit seribu gunung bertahun baru di rumah mertua, bersandal ...

Read More »

Puisi: Telepon (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)
Puisi: Telepon (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Telepon Aku selalu menelepon-Mu langsung terhubung tanpa nada tunggu dengan sinyal jernih sepanj...

Read More »

Puisi: Sebuah Mimpi Buruk dalam Tidurku
Puisi: Sebuah Mimpi Buruk dalam Tidurku

Sebuah Mimpi Buruk dalam Tidurku Bulan musim bunga terlambat bangun pada perjalanan jauhnya, teran...

Read More »

Puisi: Matahari Musim Semi (Karya Mawie Ananta Jonie)
Puisi: Matahari Musim Semi (Karya Mawie Ananta Jonie)

Matahari Musim Semi Burung jalak itu sudah lama tak kudengar suaranya lagi, sejak bulan bulan ding...

Read More »

Puisi: Sajak Anak-Anak Bermain Kelereng
Puisi: Sajak Anak-Anak Bermain Kelereng

Sajak Anak-Anak Bermain Kelereng Kalau kamu bermain kelereng Aku harus bermain apa? Kalau aku ma...

Read More »

Puisi: Diskusi Sajak (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)
Puisi: Diskusi Sajak (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Diskusi Sajak ( Puitri Hati Ningsih ) Diskusi ini masih bergairah dan membara. Saat teman-teman ki...

Read More »

Puisi: Tatkala Cinta Tak Berarti Memiliki
Puisi: Tatkala Cinta Tak Berarti Memiliki

Tatkala Cinta Tak Berarti Memiliki Di bawah bayang-bayang garis cahaya bulan kupintal hasrat-hasra...

Read More »
loading...
 
 
 
Top