Puisi: Pasir yang Menempel Ketika Karya: Hasyim KS
Pasir yang Menempel Ketika

Selamat tinggal Meulaboh, selamat tinggal
Nyanyian ombak kotamu sayang
Serasa diri semakin jauh
Di celanaku pelan kuseka butiran pasir
Yang menempel ketika sejenak di Lhok Geudong
Terpana oleh teluknya, wahai
Ketika sepekan di sini
Ah, serasa diri semakin jauh

Selamat tinggal Meulaboh, selamat tinggal
Tiada kutemui lagi damainya burung-burung
Yang pulang berlabuh
Di rentangan kawat listrik jika malam tiba
Seperti di kotamu ini
Begitu sederhana mereka.

Februari, 1979
Puisi: Pasir yang Menempel Ketika
Puisi: Pasir yang Menempel Ketika
Karya: Hasyim KS

Baca juga: Kumpulan Puisi Amir Hamzah
Loading...

Post A Comment:

0 comments: