Tarian Bulan

Langit menangis
renyah. Galau bulan
mandi di danau. Gerimis menari-nari
angin jalang memekatkan jiwa
rupa hilang dalam kelam waktu.

Langit menangis
rinai. Risau bulan
mengeram di danau. Tarian sukma
memabukkan bintang selepas bertarung menempuh
badai, aku sempatkan menjenguk rumah

(Tuhan, senyap-sepi dalam keramaian)

Malalo, 2009
Puisi: Tarian Bulan
Puisi: Tarian Bulan
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Lama Amir Hamzah
Loading...

Post A Comment:

0 comments: