Lagu Purnama

Beberapa purnama sudah dalam sepuluh tahun ini
ketika malam jatuh di mata
jalanan kembali senyap, membiarkan hari lewat

Ribuan kenangan berloncatan
dari satu purnama ke purnama lain
dan segalanya terkunci dalam buku
tanpa ada yang memiliki
padahal ada janji akan di tagih cucu-cucu
sedangkan sosok derita saling berjauhan

Hari ini di langit penghabisan
lepas lagi sebuah kisah
menjadi mainan anak-anak tanpa pernah risau
pada detik-detik menghampiri

Jariku tak sanggup menggamit rembulan
sehingga seperti terabaikan
jatuh dan berantakan di laut hati

Agaknya Tuhan punya cerita sendiri
yang kita kurang arif memahami.

Salatiga, 1992
Puisi: Lagu Purnama
Puisi: Lagu Purnama
Karya: M. Nurgani Asyik

Baca juga: Kumpulan Puisi Karya Sendiri tentang Ayah

Post A Comment:

0 comments: