Sebuah Awal (Nyanyi Ketuaan)

Doa dalam rumah menyeruak jendela
menjemput jasad di perlayatan
nyanyi ketuaan menggetar senar
kepiluan, entah siapa punya

Kematian adalah sebuah awal dari
perjalanan yang sesungguhnya,
menuju ke haribaan hikayat
dalam naungan Penyair Abadi
maka jasad bisa memberi senyum
menyambut jemputan

Kita masih dalam petaruhan
membaca syair-syair gelap.

Banda Aceh, 1995
Puisi: Sebuah Awal (Nyanyi Ketuaan)
Puisi: Sebuah Awal (Nyanyi Ketuaan)
Karya: M. Nurgani Asyik

Baca juga: Kumpulan Puisi Bunda Bikin Nangis

Post A Comment:

0 comments: