Puisi: Tembang Malam (Purwerejo) Karya: M. Nurgani Asyik
Tembang Malam (Purwerejo)
(Kepada Penyair Soekoso DM)

Jangan sesali sepi pertama memasuki
di jalan paling tengah, angkuh sekali
ringin kurung kiri kanan
tapi gemetar membaca gurat di balik tangan
(ada yang terlupakan selain taman kota
dan kemerisik sukma
siapa berlagu di sela dawai biola
hampir hilang sayup)

Dimana kau yang sudah lama kutunggu
di bangku pinggir alun-alun
sementara di seberang jalan ada yang mengungkit
nostalgia

Memang nyaris tanpa apapun
tapi tak mesti menjadi musabab
untuk kecewa sepanjang dinihari.

Purwerejo, 1990
Puisi: Tembang Malam (Purwerejo)
PuisiTembang Malam (Purwerejo)
Karya: M. Nurgani Asyik

Post A Comment:

0 comments: