Aku Ingin

aku ingin mengenangmu, sedetik saja, dari hidupku yang panjang
dari terbukanya mataku daripada katupku selama 24 jam ini. meski harus
kuterima jika sehari saja, berapa menit aku dapat melihatmu berjalan
di depanku. atau beberapa menit mengalun suaramu, dan senyummu
yang hanya bisa kuingat. ah, rambutmu yang beraroma pernah
menyapu wajahku       - sungguh, aku masih ingat hari, tanggal,
                                         dan jam -

aku ingin mengingatmu, sebentar saja, dari ingatanku yang sedikit
dari pikiranku yang kerap melayang jauh. aku ingin mencium aromamu
seperti kucium wangi rambutmu, seperti kunikmati aroma mulutmu
saat kau datangi aku atau ketika aku mengunjungimu.   - suatu hari
                                berhujan atau cuaca menyengat, pada hari
                                ahad dan senin, pada jam yang dijanjikan -

 

sebab kini, untuk mengingatmu terlalu sulit. pepohonan yang tumbuh
menjadi tirai sehingga aku tak leluasa menatapmu. aku ingin mengenangmu,
betapapun sulit. sebab, kau bagai angin, sering pergi menuju ruang-ruang
kosong. mengembara ke dalam hutan, ke keramaian orang-orang. atau
menyelinap ke balik bangunan tinggi. menetap di pucuk-pucuk pohon

menjelma jadi lautan. menggelombang sebagai ombak. berdiam jadi
penunggu bagi orang yang datang.

aku ingin mengingatmu. setiap riak senyummu. aku ingin mengenangmu. segala
tanda yang telah menebal di tubuhku. aku ingin kembali melukis angka dan
huruf di sepanjang petamu. aku ingin...

22/02/2011: Jam 12:01
Puisi: Aku Ingin
Puisi: Aku Ingin
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Puisi tentang Persahabatan

Post A Comment:

0 comments: