Erupsi 1

menggamit lengan merapi dalam erupsi padat berisi
aku ditelikung cemas yang menggigilkan nyeri
lukaluka yang menganga disetiap lekuk ceruknya
adalah penanda abadi agar kita tiada pernah lupa
pada janji pagi hari
pada bingkai sepi menunggu mati
pada mimpi yang telanjur kau curi
pada siapa kau sematkan ini ngeri.

Gg Ungaran, November 2010
Puisi: Erupsi 1
Puisi: Erupsi 1
Karya: Catur Stanis

Baca Juga: Puisi tentang Bunga Teratai
Loading...

Post A Comment:

0 comments: