Orkestra

suara tamborin menembus jendela kendaraan
meledak di perut anak-anak tanpa nama
yang asyik menggerogoti monumen di tengah kota

orang-orang berlintasan
menutup mata dengan stiker
tisu kloset dan spanduk diskon supermarket

pada sebuah telepon umum
seorang pelacur sedang sibuk menjahit kelamin
lalu menutupnya
dengan plester bermotif kartun

di jembatan penyeberangan
para pengemis menyusun barisan
lalau bergiliran berorasi
tentang tangan yang menjulur
lantas mereka berteriak-teriak
sambil melempari matahari

suara peluit, sirine, klakson kendaraan,
lagu-lagu bertabrakan
dengung orang-orang bertanduk
sebuah pengumuman
dan sayup suara azan.

Bandar Lampung, 2005
Puisi: Orkestra
Puisi: Orkestra
Karya: Nersalya Renata

Baca Juga: Puisi tentang Cemas
Loading...

Post A Comment:

0 comments: