Puisi: Nyanyian Angsa (Karya W.S. Rendra) Nyanyian Angsa Majikan rumah pelacuran berkata padanya: "Sudah dua minggu kamu berbaring. Sakitmu makin menjadi. Kamu tak lagi hasilk…
Puisi: Pintu (Karya Sandy Tyas) Pintu sebuah pintu rapuh dalam dekorasi modern tanpa kunci terbuka selalu bagi siapa saja debu, angin ditampungnya ia lebih baik dari manusia matanya…
Puisi: Senyummu, Senyumku, Senyum Siapa? (Karya Zainuddin Tamir Koto) Senyummu, Senyumku, Senyum Siapa? Wahai pelacur-pelacur kelas kambing senyummu, senyumku, senyum siapa? mencibir orang menuding cela apakah kita suda…
Puisi: Orkestra (Karya Nersalya Renata) Orkestra suara tamborin menembus jendela kendaraan meledak di perut anak-anak tanpa nama yang asyik menggerogoti monumen di tengah ko…
Puisi: Saat Terakhir Seorang Penjudi (Karya T. Mulya Lubis) Saat Terakhir Seorang Penjudi Tuhan, kubawa kartu ini padamu. Trimalah Dunia yang guram menitipnya padaku Tuhan, dunia telah guram anak-anak berjudi …
Puisi: Hari Penghabisan Letnan Dan (Karya A. Muttaqin) Hari Penghabisan Letnan Dan Di pondok pelacuran itu ia isap cerutu buntu. Di pondok pelacuran itu ia sesap candu keluh. Di …
Puisi: Doa Malam (Karya Linus Suryadi AG) Doa Malam Duka saya mengangkang, Tuhanku Seperti lonte di tengah ranjang Terbuka. Digarap oleh siapa pun Res…
Puisi: Perempuan Malam (Karya Toto Sudarto Bachtiar) Perempuan Malam Dalam gelap buta Berdiam bintang dan bulan Sepanjang pantai kelabu Ombak berdeburan Dan pasir berhamburan Terpisah kara…
Puisi: Gadis Malam di Tembok Kota (Karya Joko Pinurbo) Gadis Malam di Tembok Kota untuk Ahmad Syubannuddin Alwy Tubuhnya kuyup diguyur hujan. Rambutnya awut-awutan dijarah angin malam. Tapi en…
Puisi: Sajak Peperangan Abimanyu (Karya W.S. Rendra) Sajak Peperangan Abimanyu (Untuk putraku, Isaias Sadewa) Ketika maut mencegatnya di delapan penjuru. Sang kesatria berdiri dengan ma…
Puisi: Aubade (Karya Goenawan Mohamad) Aubade Di halte pertama seorang masinis menyanyi karena tak terasa lagi dinihari. Pukul 5, orang-orang tetap tak melihatnya Tap…