Puisi: Sepi Selalu Mengajak Kita Nakal Karya: Nyoman Anarti Panoshada
Sepi Selalu Mengajak Kita Nakal

Ketika kita menangkap wujud di antara tangan kita
yang kemudian kita kunyah dalam renung
alangkah manisnya kecap yang terdengar
alangkah laparnya kita dengan birahi
(Sepi selalu saja mengajak kita nakal
memain dadu tanpa malu
dan selalu saja
kita menjadi paham)
Nyanyikan, nyanyian bukan lagi suara
yang terjatuh dari langit
tapi decak selangkangan kita yang gemetar
pyaaarrrrr
bayi terpelanting
melengking nyaring
(sepi suara yang terbuang
bayi itu melengking bukan karena haru sepertiku)

Yogyakarta, 27 Mei 1980
Puisi: Sepi Selalu Mengajak Kita Nakal
Puisi: Sepi Selalu Mengajak Kita Nakal
Karya: Nyoman Anarti Panoshada

Baca Juga: Puisi tentang Bintang
Loading...

Post A Comment:

0 comments: