Di Gereja
(minggu, sehari setelah terima komisi
dan uang jasa 4 milyar)

sesuai dengan tata tertib
lutut kutekuk
tangan kusilangkan di dada
napas kukendorkan
otak kukosongkan
dan mata kututup
rapat
- Atas nama Bapa
dan Putra
dan Roh Kudus
Amin.

mata kembali kubuka
napas kukencangkan
otak kuisi lagi
Amboi!
persis di mukaku
sebungkah pantat
terbungkus rok ketat
nun di atasnya
tergerai rambut panjang
Maria Magdalena
yang menyiarkan parfum
merangsang
mataku kujinakkan
agak ke bawah
ternyata pantat itu
bersambung dengan
paha dan betis kelimis
Tuhan,
teriakku dalam hati
hari ini konsentrasi otakku terpaksa
bukan ke kamu
sory,
aku lalu mengirin kode
pantat di depan menerima
kode
kukirim kode kedua
pantat di depan ganti
beri isyarat
okey, kataku tegas
habis missa
gumpalan pantat itu segera
kutenteng
ke rumah makan
sendok,
garpu,
piring,
pisau dan serbet
segera kupasang
pukul 12.00 tengah hari
gumpalan pantat itu kusantap
Tuhan,
terimakasih
ini Komuni yang
langsung kuterima
dari Tangan Mu
Amin!

1984
Puisi Di Gereja
Puisi: Di Gereja
Karya: F. Rahardi

Baca Juga: Travel Blog Website
Loading...

Post A Comment:

0 comments: