Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi F. Rahardi

Puisi: Sunan Biru (Karya F. Rahardi)

Sunan Biru                         sunan baju biru berjalan-jalan sampai kuning                 dia berhenti di stanplat bis         kotamadya semara…

Puisi: Mimpiku Bersama Waktu (Karya F. Rahardi)

Mimpiku Bersama Waktu aku tak tahu persis posisiku waktu itu mencuat di atas dipan atau telentang di kolong ranjang atau – apapun, di mana…

Puisi: Tentang Rakyat (Karya F. Rahardi)

Tentang Rakyat (di balai sidang tatkala ada apel kebulatan tekad) tuhan menciptakan aurat dan syahwat pabrik tekstil menciptak…

Puisi: Natal di Ethiopia (Karya F. Rahardi)

Natal di Ethiopia (puncak hotel addis abeba selasa) kulempar bayi yesus ke kerumunan hewan hitam yang megap-megap sekarat …

Puisi: Kisah Sebutir Debu di Trotoar Jalan Salemba Raya Jakarta (Karya F. Rahardi)

Kisah Sebutir Debu di Trotoar Jalan  Salemba Raya Jakarta Sebutir debu kedinginan di trotoar Jalan Salemba Raya "Kalau saja h…

Puisi: Dalang (Karya F. Rahardi)

Dalang (Seorang menteri menganggap bahwa banjir besar yang menghanyutkan warung bakso, jembatan gantung serta menenggelamkan pos …

Puisi: Aku Rindu (Karya F. Rahardi)

Aku Rindu itu sudah sejak dulu tapi karena yang kurindu jauh : jauh sekali maka dengan bermacam akal kuhibur diriku aku menyanyi kuh…

Puisi: Insiden Sentul (Karya F. Rahardi)

Insiden Sentul Pantun pembuka: “Bereli-reli ke sirkuit Sentul berbalapria  finish di penjara berkali-kali sakit dipukul berdarah pelip…
© Sepenuhnya. All rights reserved.