Puisi: Buat M.G. (Karya F. Rahardi) Buat M.G. gaun yang dipakainya berwarna biru tua dia bukan wanita dia bukan gadis dara yang pernah kucumbu itu yang nama kecilnya pern…
Puisi: Sukmaku (Karya F. Rahardi) Sukmaku sukmaku kena flu berbahaya berbahaya sekali tatkala aku datang pada seorang polisi guna menanyakan hal itu dia membentak s…
Puisi: Dalam Bis (Karya F. Rahardi) Dalam Bis angin dan langit bersatu di jendela bis suhu merendah dan seorang ibu yang tua terbatuk-batuk di depanku; senja makin lama makin…
Puisi: Uh dan Hah (Karya F. Rahardi) Uh dan Hah bolehkah aku berkata berkata uh kepadamu hah? lampu-lampu bernanah suara-suara remuk limauku hah liurku uh dapatkah a…
Puisi: Sidang Istimewa Para Badak (Karya F. Rahardi) Sidang Istimewa Para Badak Seratus ekor badak bercula satu daratan Ujung Kulon (Bukannya di Ujung Kulon tinggal sekitar 50 ekor badak saja…
Puisi: Sebuah Paraf (Karya F. Rahardi) Sebuah Paraf (Tg. 11 tatkala menerima gerombolan anak-anak SMA) lihatlah meja ini bersih dan rapi cuma ada kertas dan fulpen sim s…
Puisi: Gunung Sakarini (Karya F. Rahardi) Gunung Sakarini 1. Malam Hari: bagai cahaya pecah di jelaga seperti pancaran obor di lapangan sebuah desa kecil mengertap di gigirmu …
Puisi: Angin di Sebuah Desa (Karya F. Rahardi) Angin di Sebuah Desa malam itu seseorang telah menyiram langit dengan baygon udara lalu berbusa, bintang-bintang keruh dan angin dengan ke…
Puisi: Kentut (Karya F. Rahardi) Kentut Apakah beda kentut jenderal kentut bintang film dan kentut seekor sapi Kentut jenderal wajib ditahan dan dikendalikan dengan…
Puisi: Sampang-Madura (Karya F. Rahardi) Sampang-Madura bunyi belalang bunyi jangkrik bunyi ayam jago bunyi clurit menggores kain sarung bunyi rumput bunyi pasir ditampar angin bu…
Puisi: Pasar Bogor (Karya F. Rahardi) Pasar Bogor ada beberapa onggok rambutan yang kuning di pinggir jalan ada beberapa buah kol di keranjang seorang ibu ada bebera…