Konsert

Selama cahaya masih berlimpah di ketinggian
Jangan cari aku di tempat tengkorak-tengkorak berkumpul dan bersenda

Jenguklah di rumah berlonceng bisu
Aku, pencinta yang tak dikenal, asing cahaya
Dan kalau datang malam musik, raba di keheningan suara

Berang pada deru gila, penyentak kelembutan mimpi
Pemaksa keberhentian dari perjalanan bercinta
Gila oleh terhambat jadi mengecil jarak

Ah, pencinta terasing - pemburu daerah lagu
lagu yang mengganggu mimpi dengan kesayupan
Membesar luka dan harapan merah lesu
(bukan busa tuak dan malam ria)
Cuma suatu malam musik melancar merdu
(tak usah lagi memburu dan menahan nafas)
Dapat bersama dengan penghuni daerah hitam.

Puisi Konsert
Puisi: Konsert
Karya: S.M. Ardan

Baca Juga: Sajak Story WA

Post A Comment:

0 comments: