Leuwimunding

Jalannya penuh berdebu
antara sawah dan kali
antara gunung dan tegal
di bawah kilat belati
anak pulang dari kota
mengaca mayat sendiri.

Dan rindu makin menggunung
antara mata dan hati
rindu kampung kelahiran
di bawah kilat belati
melurus jalan ke makam
bawa cinta sampai mati

1958
Puisi: Leuwimunding
Puisi: Leuwimunding
Karya: Ayatrohaedi
Buku: Pabila dan Di mana (1977)

Baca Juga: Puisi Terbaik Beserta Pengarangnya

Post A Comment:

0 comments: