Puisi: Malam dalam Rumah (Karya Motinggo Boesje) Malam dalam Rumah Toem perempuan, apa kau kuasa merasa berteduh di bawah atapnya rumah yang memberikan kamar dinding batu ketika tanganku di rambutmu…
Puisi: Sungai Tallo (Karya Rahman Arge) Sungai Tallo Sungai yang membelah kota Makassar Nelayan melepas jala menjadi ikan Pabrik melepas ampas menjadi air mata Bulan tak lagi …
Puisi: Tanah Kelahiran (Karya Ramadhan K.H.) Tanah Kelahiran (1) Seruling di pasir ipis, merdu antara gundukan pohon pina, tembang menggema di dua kaki, burangrang - Tangkub…
Puisi: Tobat (Karya W.S. Rendra) Tobat Tuhan, aku telah bertobat aku telah merasakan apakah neraka itu. Sebab kemarin, pacarku menangis di hadapanku. Sagan, 1958 Su…
Puisi: Kepada Awan Lewat (Karya W.S. Rendra) Kepada Awan Lewat Kepada sebuah awan lewat aku berkata: "Engkaulah sutra yang kembara bulu domba lembut putih rupa! Wahai,…
Puisi: Kekasih (Karya W.S. Rendra) Kekasih Kekasihku seperti burung murai suaranya merdu. Matanya kaca hatinya biru. Kekasihku seperti burung murai bersarang indah di …
Puisi: Dendang Sayang (Karya Ramadhan K.H.) Dendang Sayang (1) Di Cikajang ada gunung, lembah lengang nyobek hati, bintang pahlawan di dada, sepi di atas belati; kembang …
Puisi: Temperamen (Karya W.S. Rendra) Temperamen Batu kali ditimpa terik matahari. Betapa panasnya! Ketika malam kembali membenam kali pun tenteram. Bulannya se…
Puisi: Nyanyian Keabadian (Karya Ayatrohaedi) Nyanyian Keabadian Hujan jatuh di luar musim menghijaukan rumput di jalan Hujan jatuh bersama angin melambaikan daun di dahan …
Puisi: Tak Seorang Berniat Pulang (Karya HR. Bandaharo) Tak Seorang Berniat Pulang Barisan menyongsong haridatang kuwakili kini ini; derita dan duka dari zamanku kudukung di punggung Tak seorang berniat pu…
Puisi: Tentang Sersan Nurcholis (Karya Taufiq Ismail) Tentang Sersan Nurcholis Seorang Sersan Kakinya hilang Sepuluh tahun yang lalu Setiap siang Terdengan siulnya Di beng…
Puisi: Jika Kau Sudah Besar, Yutta (Karya Agam Wispi) Jika Kau Sudah Besar, Yutta di bawah rintik salju stalin berdiri depannya tangkap-menangkap kemerjap berjuta lampu stalin-allee berlin bangkit dari s…