--> Puisi: Mengingat Doamu yang Penuh Cinta | Sepenuhnya

Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Mengingat Doamu yang Penuh Cinta

|
Mengingat Doamu yang Penuh Cinta

saat diburu kerja, aku hanya ingin berkabar, satu baris puisi. agar kau ingat, ada yang sempat mengingat, doamu yang penuh cinta

jam terus berdetak. mungkin berdetak juga di dalam dadamu. tiktak waktu. berdetak detik menitik

katakan pada waktu, bahwa aku tetap mencintaimu, sepanjang waktu

Malang, 2011
Puisi Mengingat Doamu yang Penuh Cinta
Puisi: Mengingat Doamu yang Penuh Cinta
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi di Bulan Januari

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar