Perjalanan

Aku salah satu penumpang kereta-api dari dan ke satu jurusan
Seperti juga yang lain: bermata sangsi, belum punya pegangan
Ber-asak-asakan, duduk diikat benda mati, gantungan harap
Melihat ke luar jendela, melupa, kepadatan, perpacuan
Beriri pada manusia-manusia berkeliaran di keluasaan
Kereta-api berlari, penumpangnya bertanya:
Di mana aku mesti turu, hei, kawan?
Disambut teduh atau disongsong panas?!?
- kawan di sebelahku ini tak mengerti kataku -

Puisi Perjalanan
Puisi: Perjalanan
Karya: S.M. Ardan

Baca Juga: Puisi untuk Story WA

Post A Comment:

0 comments: