Puisi: Situ Patenggang (Karya Ayatrohaedi)

Situ Patenggang

Bulan tanggal duapuluh-tiga
malam ini terlambat tiba
Dari balik awan mengintip ragu:
Apakah aku akan mampu
menembus tebalnya kabut
untuk menyampaikan amanat
di tengah gerimis hujan?

Air yang kemilau ditimpa cahya
memisahkan kedua ujung telaga.
Bulan yang ragu,
apakah jarak yang jauh
tak mungkin jadi dekat
jika padamu kutitipkan rindu?

Dari Situ Patenggang
terpandang jalan panjang
yang mungkin terlalu jauh
untuk bisa selesai kutempuh

Tapi di Situ Patenggang
semuanya jelas terbayang:
bayang-bayang
yang membayang
bagai bayangan
yang terbayang
bergoyang

1973
Puisi: Situ Patenggang
Puisi: Situ Patenggang
Karya: Ayatrohaedi
Buku: Pabila dan Di mana (1977)

Baca Juga: Puisi Terbaik dan Penciptanya
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar