Puisi: Bulan (Karya Rustam Effendi)

Bulan

Memerak cahaya,
    menyep'rah alam,
Di dalam kebunnya,
    di tengah laman.

Di luar kebunnya,
    bersuka ria,
Sepasang berdua,
    memeluk cinta.

Terlihat padaku,
    pelita damar,
Di celah kelambu,
    jendela kamar.

Terlihat padaku,
    parasnya pucat,
Selagi memangku,
    rinduan sebat.

Selagi bermenung,
    merenung bulan,
Terkenang ke ujung,
    di balik awan.

Mengalir mutiara
    membasahi pipi,
Membentun Kammarr
    penyuci hati.

Jikalau hatiku,
    menjadi bulan,
Marilah kusapu,
    rinduan tuan.

Di luar kebunnya,
    bersuka ria,
Di dalam kamarnya,
    berduka cita.

Sampaikan olehmu,
    wahai bulanku,
Bisikkan olehmu,
    rindu nyawaku.



1) Menyep’rah = menerpa
2) Sebat = sobat
3) Mutiara = airmata
4) Kammarr = bulan
Puisi: Bulan
Puisi: Bulan
Karya: Rustam Effendi

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Roestam Effendi.
  • Ejaan yang Disempurnakan: Rustam Effendi.
  • Rustam Effendi lahir di Padang, Sumatra Barat, pada tanggal 13 Mei 1903.
  • Rustam Effendi meninggal dunia di Jakarta, pada tanggal 24 Mei 1979.
  • Nama samaran Rustam Effendi adalah Alfaroes. Nama samaran lain yang juga pernah digunakan adalah Rangkajo Elok, Rantai Emas, Rahasia Emas, dan lain-lain.

Baca juga: Puisi tentang Pahlawan yang Berjasa

0 Response to "Puisi: Bulan (Karya Rustam Effendi)"

Posting Komentar

close