Puisi: Selamat Datang, Jenderal Sudirman (Karya M. Saribi Afn)

Selamat Datang, Jenderal Sudirman

Jenderal tak berbintang
lepas ke medan perang
telah kembali pulang
kala turun mentari petang.

Daun-daun pohonan
lambaikan tangan
sampaikan senyuman.
Daun-daun pohonan
ulurkan salam
kasih yang dalam.
Sekelompok bunga
sebarkan wanginya
sambut hadirnya.

Jenderal tak berbintang
jenderal disayang
burung kepodang
jamur hutan
air pegunungan
dan angin padesan
dalam gerilya
lawan Belanda.
Telah kembali tiba
di jantung Jogya.

Bumi yang cemas
atas beribu kecemasan
atas beribu ketakutan
telah lenyap.

Bedil sudah dilepas
dari pundak dendam
dan mesiu diperam
di lembah kasih.
Wajah penduduk
bagai daun cendawan
disiram air hujan
subur dan jernih.

Jenderal tak berbintang
jenderal disayang
bila naik mimbar
kepada datang
selusin perawan
berbening wajah bulan
bawakan untaian mawar
maka ditolaknya
dengan suara lembut mesra:
— Berikan kembang itu
pada anak-anakku
yang dengan semangat penuh
menumpas seluruh musuh.

Jenderal tak berbintang
lepas ke medan perang
telah kembali datang
kala turun mentari petang.

Dari Manifestasi: Antologi 30 Sajak (1963)
Puisi: Selamat Datang, Jenderal Sudirman
Puisi: Selamat Datang, Jenderal Sudirman
Karya: M. Saribi Afn

Catatan:
  • Nama lengkap M. Saribi Afn adalah Mohammad Saribi Affandi.
  • M. Saribi Afn lahir di Ngawonggo, Klaten, pada tanggal 15 Desember 1936.
Baca juga: Puisi buat Sahabat
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar