Di Stasiun

di stasiun kulihat orang-orang bergegas menuruni kereta
wajah-wajah yang sudah tak kukenal, entah siapa
di punggungnya bertumpuk onggokan kardus
yang dipenuhi angka-angka pertaruhan

setiap orang ramai-ramai membuang tiket
setelah bergulat dengan permainan panjang
perjudian baru usai tinggal menghitung
kekalahan demi kekalahan

ruang tunggu yang penat dipenuhi ribuan sampah
peluh dan keringat menebar dendam kesumat

sementara di atas pintu peron terpampang pengumuman
: "tak ada tiket buat si pemelihara resah!"

Puisi: Di Stasiun
Puisi: Di Stasiun
Karya: Maghfur Saan


Catatan:
  • Maghfur Saan lahir di Batang, pada tanggal 15 Desember 1950.

Post A Comment:

0 comments: