Puisi: Sajak Bayang-bayang (Karya Bakdi Soemanto)

Sajak Bayang-bayang

Bayang-bayangmu selalu datang
dan mengingatkan tentang
janjimu sendiri
agar aku tetap menunggu di sini
untuk tujuh abad lagi.

Dan tujuh abad telah lewat
tanpa sepucuk surat.
Tetapi bayang-bayangmu
tetap datang setiap malam
menegaskan janjimu
tentang masa depan.

Barangkali:
kesediaan menderita,
menjaga tetap setia,
adalah nilai-nilai puisi.
Di tengah perubahan dalam kehidupan
nilai-nilai itu tetap dinyanyikan
sebagai kebanggaan impian.

Pertanyaannya:
masihkah kau kenali
suaramu sendiri
yang terekam di dalam hati?

1979
Puisi: Sajak Bayang-bayang
Puisi: Sajak Bayang-bayang
Karya: Bakdi Soemanto

Catatan:
  • Prof. Dr. C. Soebakdi Soemanto, S.U.
  • Bakdi Soemanto lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 29 Oktober 1941.
  • Bakdi Soemanto meninggal dunia di Yogyakarta pada tanggal 11 Oktober 2014 (pada umur 72 tahun)

Baca juga: Puisi Kesedihan
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar