Puisi: Guntur (Karya P. Sengodjo)

Puisi: Guntur Karya: P. Sengodjo
Guntur


geledeg ... geledeg ...

Kutunggu lama
belum jua jatuh
hanya guntur
menggentarkan udara

Maka mari putuskan saja
: 'kau kuhantam balak enam
dan kau mati tertelungkup!

6 Januari 1947

Sumber: Panca Raya (Juli, 1947),
Lembar-Lembar Sajak Lama (1984)

Puisi: Guntur
Puisi: Guntur
Karya: P. Sengodjo

Biodata P. Sengodjo:
  • P. Sengodjo (nama sebenarnya adalah Suripman) lahir di Desa Gatak, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada tanggal 25 November 1926.
  • Dalam dunia sastra, Suripman suka menggunakan nama samaran. Kalau menulis puisi atau sajak, ia menggunakan nama kakeknya, yaitu Prawiro Sengodjo (kemudian disingkat menjadi P. Sengodjo). Kalau menulis esai atau prosa, ia menggunakan nama aslinya, yaitu Suripman. Kalau menulis cerpen, ia juga sering menggunakan nama aslinya Suripman, tapi kadang-kadang menggunakan nama samaran Sengkuni (nama tokoh pewayangan).
© Sepenuhnya. All rights reserved.