Atas Kabut
Atas kabut: ambang angan kita dan desir
Desir angin, desir daun, desir racun dan turun
bayang-bayangmu — Mengapa detik itu gemuruh
seakan jatuh ombak demi ombak dari dinding
Di rongga-rongga yang mengendap ini dan risik dan gelap
Dan seseorang yang berbisik pelahan-lahan
membisikkan laut, malam dan mimpi kita yang tak ada
Membisikkan kemarau dan hujan
Antara lampu-lampu berpercikan awan pun rintik
Antara nama-nama yang berjatuhan cinta pun bisik
Menghablur yang tak jadi luruh
Dan antara sauh dan sumbu-sumbu lampu jatuh
Kudengar suaramu berangkat, Tuhan
dan kata-kata tak kuucapkan
Tapi siapa antara daun berisik
antara hujan ricik
antara kabut gemersik
Atas kabut: ambang angan kita dan desir
Desir angin, desir daun, desir racun dan tak tersisihkan
Belantara yang memberangkatkan rembang itu
lalu ruang yang memutih seperti sedia kala
Kita tak tahu di mana ....
