Top 5 Makanan Tradisional Khas Solo yang Unik dan Jarang Diketahui Wisatawan

Sate Buntel khas Solo adalah salah satu hidangan yang sangat terkenal dan menjadi ciri khas kuliner daerah Solo.

Oleh Rainy Putri Rachmadanti

Makanan tradisional adalah jenis makanan yang berasal dari suatu budaya atau daerah tertentu dan biasanya memiliki resep yang diturunkan secara turun-temurun. Makanan ini sering kali menggunakan bahan-bahan lokal dan metode memasak yang khas.

Makanan Tradisional Khas Solo yang Unik

Kota Surakarta, atau yang sering kita jumpai dengan sapaan Kota Solo, merupakan salah satu kota yang memiliki keanekaragaman dan keunikan tersendiri, tidak hanya dari kerajinan dan kotanya yang sangat nyaman tetapi kota Solo memiliki banyak makanan yang unik dan menarik bagi para wisatawan dari luar daerah.

Nah ini dia top 5 makanan khas Solo yang unik dengan cita rasa yang khas orang Solo dan jarang diketahui wisatawan!!!

1. Sate Buntel Khas Solo

Sate Buntel khas Solo adalah salah satu hidangan yang sangat terkenal dan menjadi ciri khas kuliner daerah tersebut. Sate ini terbuat dari daging sapi yang dicincang halus dan dibungkus dengan lemak sapi, lalu ditusuk pada lidi dan dibakar hingga matang. Proses pemanggangan memberikan rasa yang khas dan aroma yang menggugah selera.

Sate Buntel biasanya disajikan dengan bumbu kecap manis, irisan bawang merah, dan cabai rawit, yang menambah kenikmatan saat menikmatinya. Hidangan ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang gurih, membuatnya sangat digemari oleh banyak orang.

2. Selat Solo

Berikutnya, yaitu selat solo. Jika mendengar kata selat pasti kita akan identik dengan "salad" atau akan berpikir ini adalah makanan yang sehat dengan penuh sayur-sayuran di dalamnya, nyatanya selat khas Solo ini adalah hidangan yang berisi daging giling, dengan isian sayur wortel, kentang, kacang panjang, dan timun di dalamnya.

Terkadang warga Solo menyebut makanan ini dengan nama "bistik", selat solo ini dihidangkan dengan kuah yang manis dan encer khas Solo, namun jika dimakan bersama isian yang lainnya menciptakan rasa yang unik dan hanya dapat ditemukan saat di Solo.

3. Timlo

Tak kalah penting, Timlo adalah sup khas Solo yang berisi potongan daging ayam, sosis, jamur, wortel dan telur semur. Sosis di sini bukan seperti daging yang diolah menjadi makanan yang padat, tetapi sebuah adonan yang terbuat dari telur dan tepung yang dibuat pipih melebar lalu digulung seperti risoles.

Kaldu timlo sendiri yang gurih dan kaya rasa membuatnya menjadi pilihan yang menyegarkan, terutama saat cuaca dingin dan hujan.

4. Tahu Acar Khas Solo

Makanan khas Solo yang wajib kamu coba yang lainnya adalah tahu acar khas Solo. Tahu acar ini terdiri dari berbagai bahan, seperti mi kuning, tahu, taoge, tomat, kol, tempe, timun, dan kacang tanah yang disiram kuah coklat, tetapi kuah coklat pada tahu acar ini berbeda dengan timlo yang identik dengan rasa manis.

Kuah coklat pada tahu acar ini terdapat campuran cuka agar tercipta rasa manis, asem, dan gurih pada makanan tersebut. Cita rasa yang asam yang tercampur dengan sayur yang segar dapat memanjakan lidah kita semua.

5. Bakmi Toprak

Dan yang terakhir, yaitu ada bakmi toprak. Berbeda dengan ketoprak Jakarta yang identik dengan saus kacangnya yang kental dan gurih, bakmi toprak khas Solo ini merupakan makanan berbentuk sop dengan kuah bening yang panas dan disajikan dengan sambal cabai rawit.

Sajian ini terbuat dari mi kuning rebus, potongan tempe, kubis, kacang tanah goreng. Selain itu, ada pula tetelan daging sapi di dalamnya.

Nah di atas merupakan 5 makanan khas dari Solo yang paling unik dan menarik dari segi cita rasanya. Eitss jangan salah, masih banyak kok makanan khas Solo yang lainnya tapi untuk kali ini adalah makanan yang belum banyak wisatawan tahu. Jangan lupa untuk mencoba, ya!

Biodata Penulis:

Rainy Putri Rachmadanti lahir pada tanggal 20 Oktober 2004 di Karanganyar.

© Sepenuhnya. All rights reserved.