Puisi: Mengerjakan Cinta (Karya A. Muttaqin)

Puisi "Mengerjakan Cinta" karya A. Muttaqin menggambarkan perasaan cinta yang mendalam, penuh ketulusan, dan keindahan alam yang terjalin harmonis ...
Mengerjakan Cinta

Semoga cinta

dan cium

dan kangenku

selalu tercurah

kepadamu.

Kau yang teberkahi, terjaga dari segala duli, buih dan birahi. Kepadamu langit membuka diri. Pohon-pohon meliuk dan menunduk. Kerikil dan batu menemukan ibu. Laut larut. Ikan-ikan bergumam. Codot dan kelelawar melepas baju hitam. Tinggal malam. Diam. Legam. Pelan-pelan kusebut namamu. Kata-kataku menjadi capung-capung keemasan. Sebutir debu terbang dan kembali ke bumi. Langit berlubang. Seberkas cahaya tumbuh dari lubuk sepi. Meninggi. Menabur kelopak kembang putih. Di antara tetaburan kembang itu kau berdiri. Sendiri. Berbaju cahaya putih. Kelopak kembang bertaburan ke sana kemari. Menaburi letih. Mengharumkan kuncup-kuncup mimpi. Sebagian menyerpih ke puisi ini. Sebagian menjadi embun pagi. Sebagian lagi menyusul siul burung-burung dan mengawal kaki-kaki si matahari. 

Semoga cium 

dan kangen 

dan cintaku 

selalu tercurah 

kepadamu.

2019

Analisis Puisi:

Puisi "Mengerjakan Cinta" karya A. Muttaqin adalah sebuah karya yang menggambarkan perasaan cinta yang mendalam, penuh ketulusan, dan keindahan alam yang terjalin harmonis dalam kata-kata. Dengan bahasa yang indah dan penuh simbolisme, puisi ini merayakan kekuatan cinta yang mampu meresapi dan mengubah dunia sekitar.

Tema Puisi

Tema utama puisi ini adalah cinta yang murni dan abadi. Cinta bukan hanya sekadar perasaan manusia, tetapi juga kekuatan yang dapat menyentuh alam semesta. Puisi ini menggambarkan cinta yang begitu besar dan tulus, yang terungkap dalam rangkaian kata penuh makna. Tema lainnya adalah kesucian dan kedamaian, yang terlihat dalam gambaran alam yang seolah-olah menjadi saksi atas perasaan cinta yang mendalam ini.

Makna Puisi

Puisi ini memiliki makna yang cukup dalam, yaitu bahwa cinta yang tulus bisa mengubah segala sesuatu di sekitar kita. Dalam puisi ini, cinta digambarkan sebagai kekuatan yang mampu membuat langit membuka diri, pohon-pohon menunduk, bahkan ikan-ikan bergumam. Semua elemen alam turut merespons cinta yang mengalir dalam kata-kata penyair.

Selain itu, cinta dalam puisi ini juga memiliki kekuatan untuk memberi kedamaian. Kata-kata yang diucapkan penyair bertransformasi menjadi sesuatu yang lebih tinggi, seperti capung-capung keemasan, embun pagi, dan kelopak kembang yang menabur ke bumi. Ini menggambarkan bahwa cinta bisa memberi kehidupan dan keindahan yang tak terhingga.

Makna Tersirat

Secara tersirat, puisi ini menyampaikan pesan bahwa cinta yang tulus dapat menciptakan kedamaian dan keindahan di dunia ini. Cinta dalam puisi ini bukanlah cinta yang bersifat sementara, melainkan cinta yang abadi, yang akan selalu tercurah dan memberikan manfaat tidak hanya bagi pasangan, tetapi juga bagi alam semesta.

Makna tersirat lainnya adalah bahwa cinta adalah sesuatu yang lebih dari sekadar perasaan atau emosi manusia. Cinta dalam puisi ini mengarah pada kesatuan antara manusia dan alam, di mana cinta mampu menciptakan harmoni dan kedamaian.

Puisi ini bercerita tentang seorang penyair yang mengungkapkan perasaan cintanya yang dalam dan tulus. Cinta ini disampaikan dengan cara yang sangat simbolik, di mana cinta tersebut tidak hanya tercurah pada pasangan, tetapi juga mempengaruhi alam dan kehidupan di sekitarnya.

Selain itu, puisi ini juga bercerita tentang bagaimana cinta bisa menjadi kekuatan yang menyatukan segala sesuatu. Dalam gambaran yang penuh keindahan, penyair mengajak pembaca untuk merenung tentang kekuatan cinta yang menyentuh alam semesta, menyatukan segala elemen di dunia, dan memberi kedamaian bagi yang merasakannya. Cinta dalam puisi ini adalah sesuatu yang mampu mengubah, menghidupkan, dan membawa kebahagiaan yang abadi.

Puisi ini menggunakan gaya bahasa yang sangat puitis, sehingga mengundang pembaca untuk merasakan sendiri betapa dalam dan luasnya cinta yang ingin disampaikan oleh penyair.

A. Muttaqin
Puisi: Mengerjakan Cinta
Karya: A. Muttaqin

Biodata A. Muttaqin:
  • A. Muttaqin lahir pada tanggal 11 Maret 1983 di Gresik, Jawa Timur.
© Sepenuhnya. All rights reserved.