Puisi: Kasih (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Puisi "Kasih" karya Aprianus Gregorian Bahtera bercerita tentang bagaimana menjaga kasih dalam sebuah hubungan agar tetap langgeng.

Kasih


Keterbukaan dalam sebuah hubungan
Akan melanggengkan hubungan tersebut dan mestinya
Setiap hari mempunyai waktu untuk saling berkabar, melalui
Itu kebahagiaan, keromantisan, keserasian dan kedamaian di dalam hubungan terasa dan perlu
Hindari sikap curiga berlebihan, sebelum mendapatkan bukti yang benar dari rasa curiga itu. Kecurigaan berlebihan terhadap pasangan memang ada baiknya, namun ada buruknya pula. Untuk itu perlu mencari kebenaran dari rasa curiga terhadap pasangan, supaya itu benar ada atau tidak.

Rabu, 27 Agustus 2025

Analisis Puisi:

Puisi akrostik berjudul "Kasih" karya Aprianus Gregorian Bahtera merupakan salah satu bentuk ekspresi sastra yang sederhana namun sarat makna. Setiap baitnya tersusun mengikuti huruf-huruf yang membentuk kata “KASIH”, yang sekaligus menjadi inti dari pesan puisi ini. Melalui rangkaian kata yang lugas, penyair mencoba menyampaikan pesan mengenai hubungan antarindividu, terutama dalam ikatan kasih sayang dan cinta.

Tema

Puisi ini memiliki tema tentang kasih dalam hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan, keterbukaan, serta komunikasi yang sehat. Kasih di sini tidak hanya dipandang sebagai perasaan emosional semata, melainkan juga sebagai fondasi penting dalam menjaga keharmonisan hubungan.

Puisi ini bercerita tentang bagaimana menjaga kasih dalam sebuah hubungan agar tetap langgeng. Penyair menekankan pentingnya keterbukaan, kebiasaan saling berkabar, menghindari prasangka buruk, serta memastikan bahwa segala bentuk kecurigaan harus didasarkan pada kebenaran, bukan semata perasaan. Dengan begitu, kasih akan tetap tumbuh dalam kebahagiaan, keromantisan, keserasian, dan kedamaian.

Makna Tersirat

Makna tersirat dalam puisi ini adalah bahwa kasih sejati tidak bisa bertahan hanya dengan cinta yang menggebu, tetapi membutuhkan sikap saling percaya, komunikasi, dan pengendalian emosi. Kecurigaan berlebihan bisa merusak keindahan hubungan, sementara keterbukaan hati mampu menguatkan ikatan dua insan. Pesan ini merefleksikan realitas hubungan manusia yang kadang diuji oleh prasangka, namun tetap bisa dipertahankan dengan kebijaksanaan.

Suasana dalam Puisi

Suasana dalam puisi Kasih terasa tenang, reflektif, sekaligus penuh nasihat. Bukan suasana yang meledak-ledak atau penuh perasaan emosional, melainkan suasana renungan yang mengajak pembaca untuk berpikir bijak dalam menyikapi sebuah hubungan.

Amanat / Pesan yang Disampaikan

Puisi ini menyampaikan amanat bahwa kasih dalam sebuah hubungan tidak bisa dilepaskan dari keterbukaan dan kepercayaan. Hubungan akan bertahan lama jika ada kebiasaan saling berkabar dan menghindari prasangka negatif. Pesan lainnya adalah bahwa rasa curiga sebaiknya diuji dengan bukti nyata, bukan hanya perasaan semata. Dengan demikian, hubungan bisa tetap harmonis tanpa dibebani prasangka yang berlebihan.

Puisi "Kasih" karya Aprianus Gregorian Bahtera adalah sebuah akrostik yang sederhana namun menyimpan makna mendalam. Tema utama tentang kasih dalam hubungan disampaikan dengan bahasa yang lugas, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan mengedepankan keterbukaan, kepercayaan, serta menghindari prasangka, puisi ini mengajarkan kita bahwa kasih tidak hanya soal rasa, melainkan juga sikap bijaksana dalam membangun dan menjaga hubungan.

Aprianus Gregorian Bahtera
Puisi: Kasih
Karya: Aprianus Gregorian Bahtera

Biodata Aprianus Gregorian Bahtera:
  • Aprianus Gregorian Bahtera saat ini aktif sebagai mahasiswa, Fakultas Filsafat, di UNWIRA, Kupang.
© Sepenuhnya. All rights reserved.