Puisi: Sahabat Sejati (Karya Nadia Vale)

Puisi “Sahabat Sejati” karya Nadia Vale bercerita tentang dua sahabat yang telah menempuh perjalanan hidup bersama. Meski jarak kadang memisahkan, ...

Sahabat Sejati

Wahai, sahabatku
Jalan setapak telah kita lalui
Demi menjaga hubungan kita dengan erat
Walau kadang kita terpisah jauh

Ikatan persahabatan tak boleh putus
Saling menjaga dan menguatkan
Kehidupan kita boleh hilang, tapi kamu tak boleh pergi 
Hanya kamu yang mengerti diriku

Kamu tahu rahasiaku
Keluarga kita saling kenal dan menyapa
Kita jaga hubungan kita
Tanpa harus ada keretakan

THB, 5 Oktober 2025

Analisis Puisi:

Puisi “Sahabat Sejati” karya Nadia Vale menuturkan makna persahabatan yang tulus dan bertahan melampaui jarak serta waktu. Dengan bahasa yang sederhana dan penuh kehangatan, puisi ini mengangkat nilai kebersamaan, kesetiaan, dan saling pengertian sebagai fondasi utama hubungan antarmanusia.

Tema

Tema utama puisi ini adalah persahabatan sejati dan kesetiaan. Hubungan yang digambarkan tidak bergantung pada kedekatan fisik semata, melainkan pada ikatan batin yang kuat.

Puisi ini bercerita tentang dua sahabat yang telah menempuh perjalanan hidup bersama. Meski jarak kadang memisahkan, ikatan persahabatan tetap dijaga melalui saling pengertian, kepercayaan, dan komitmen untuk tidak saling meninggalkan.

Makna tersirat

Makna tersirat puisi ini menunjukkan bahwa persahabatan sejati adalah hubungan yang dibangun atas rasa saling memahami dan menerima, termasuk menjaga rahasia dan menghormati ruang satu sama lain. Kehadiran sahabat menjadi penopang emosional yang tak tergantikan.

Suasana dalam puisi

Suasana dalam puisi terasa hangat, akrab, dan penuh ketulusan. Nada ajakan dan pengakuan personal menciptakan rasa kedekatan emosional antara tokoh dalam puisi dan pembaca.

Amanat / pesan yang disampaikan puisi

Amanat yang dapat ditangkap adalah pentingnya menjaga persahabatan dengan kejujuran, kesetiaan, dan komunikasi yang baik. Puisi ini mengingatkan bahwa hubungan yang kuat perlu dirawat agar tidak retak oleh waktu dan jarak.

Imaji

Puisi ini menghadirkan imaji perjalanan, seperti “jalan setapak telah kita lalui,” yang menggambarkan proses kebersamaan dan perjuangan dalam persahabatan. Imaji ini sederhana, namun efektif mewakili perjalanan hidup yang ditempuh bersama.

Majas

Dalam puisi ini terdapat penggunaan majas metafora, khususnya pada frasa “jalan setapak” yang melambangkan perjalanan hubungan persahabatan. Selain itu, pernyataan-pernyataan langsung berfungsi sebagai penegasan emosional tanpa banyak perhiasan bahasa.

Puisi “Sahabat Sejati” karya Nadia Vale adalah puisi yang menegaskan nilai persahabatan sebagai salah satu hubungan paling berharga dalam hidup. Dengan ungkapan yang jujur dan lugas, puisi ini mengajak pembaca untuk menghargai dan menjaga sahabat sejati—mereka yang hadir, memahami, dan tetap bertahan dalam segala keadaan.

Nadia Vale
Puisi: Sahabat Sejati
Karya: Nadia Vale

Biodata Nadia Vale:

Nadia Vale (Valeria Putri Supriyatno). Lahir di Ibukota Jakarta pada tahun 94 dan menetap di Kota Patriot. Dia saat ini sebagai seorang aktivis Individu Berkebutuhan Khusus. Dia mulai menyukai puisi saat berada di jenjang SMP. Puisi sebagai penyalur ide dan gairah.

Telah bergabung di COMPETER Indonesia sejak tahun 2023. Juara 10 besar pada ABA XX di tahun 2024, juara 10 besar pada ABA XXI di tahun 2024, juara harapan 3 pada ABA XXIV di tahun 2024, sebagai 25 besar pada ABA XIX di tahun 2024, dan 36 besar Anugerah COMPETER Indonesia (ACI) 2026.

Seorang gadis keturunan Jawa, Bali dan China ini merupakan pengurus Komunitas berbasis Literasi Antikorupsi 2 periode, 2024-2025 & 2025-2026 dan mendapatkan sertifikasi dari Pusat Edukasi Antikorupsi tanggal 3 Juli 2025, sebagai finalis Duta Perhubungan Hope Giving Community tahun 2025 periode 2, Juara 3 event video ucapan selamat ulang tahun di acara Milad STCI ke 5, Juara 3 event greeting card diadakan oleh Aksara Indonesia pada tanggal 24 Juni 2025, member favorit di Komunitas Sharing Indonesia.

Penulis bisa disapa di Instagram @putrivale97

© Sepenuhnya. All rights reserved.