Puisi: Kisah Pohon Ara (Karya Joss Sarhadi)

Puisi “Kisah Pohon Ara” karya Joss Sarhadi bercerita tentang sebatang pohon ara yang berdiri sendirian di tengah padang luas, dari tempat pijakan ...
Kisah Pohon Ara

Di tengah padang
Di antara kuberpijak hingga cakrawala petang
Berdiri tegak menjulang langit
Sebatang pohon ara. Sengit
Melarat-lara sesal di hati
Menyesah alpa, yang oleh itu kemandulannya terjadi.

Analisis Puisi:

Puisi “Kisah Pohon Ara” karya Joss Sarhadi merupakan puisi pendek dengan bahasa padat dan simbolik. Meski larik-lariknya singkat, puisi ini menyimpan kedalaman makna melalui citra alam yang kuat dan pilihan diksi yang sarat nuansa batin. Pohon ara dihadirkan bukan sekadar objek alam, melainkan simbol yang merepresentasikan kondisi eksistensial manusia.

Puisi ini bergerak dari gambaran ruang yang luas menuju perenungan batin yang sunyi dan getir.

Tema

Tema utama dalam puisi ini adalah kesendirian, penyesalan, dan kemandulan makna dalam kehidupan. Pohon ara berdiri tegak di tengah padang luas, namun justru menanggung beban batin berupa “melarat-lara sesal di hati” dan “kemandulannya”.

Tema ini juga dapat dibaca sebagai kritik simbolik terhadap kehidupan yang tampak kokoh di luar, tetapi rapuh dan kosong di dalam.

Puisi ini bercerita tentang sebatang pohon ara yang berdiri sendirian di tengah padang luas, dari tempat pijakan hingga cakrawala petang. Pohon tersebut digambarkan menjulang ke langit, terlihat kuat dan tegak, tetapi menyimpan penderitaan batin, penyesalan, dan kealpaan yang berujung pada kemandulan.

Kisah ini bukan kisah botani, melainkan kisah simbolik tentang makhluk yang gagal menjalankan kodrat atau tujuan keberadaannya.

Makna Tersirat

Makna tersirat puisi ini adalah bahwa kesalahan dan kealpaan dapat menyebabkan kehampaan hidup, meskipun secara lahiriah seseorang tampak tegak dan berwibawa. Kemandulan pohon ara dapat dimaknai sebagai kegagalan memberi manfaat, gagal berbuah, atau gagal mewariskan makna.

Puisi ini juga menyiratkan bahwa penyesalan sering datang terlambat, ketika kesadaran hadir setelah peluang untuk memperbaiki keadaan telah berlalu.

Suasana dalam Puisi

Puisi ini menghadirkan suasana muram, sunyi, dan getir. Ruang padang yang luas dan sepi memperkuat rasa kesendirian, sementara diksi seperti “melarat-lara”, “sesal”, dan “kemandulan” membangun nuansa batin yang berat dan reflektif.

Amanat / Pesan yang Disampaikan Puisi

Pesan yang dapat ditangkap dari puisi ini adalah pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam menjalani peran hidup. Puisi ini mengingatkan bahwa kekuatan lahiriah tidak cukup tanpa kesadaran batin, dan kealpaan dapat berujung pada kegagalan menjalankan fungsi kehidupan secara utuh.

Puisi “Kisah Pohon Ara” karya Joss Sarhadi adalah puisi singkat yang bekerja melalui simbol dan sugesti. Dengan menghadirkan pohon ara sebagai pusat cerita, penyair mengajak pembaca merenungkan konsekuensi dari kealpaan, penyesalan, dan kegagalan memberi makna dalam hidup.

Puisi ini menunjukkan bahwa dalam kesunyian dan keterbatasan kata, sastra justru mampu menyampaikan perenungan yang dalam dan menggugah.

Joss Sarhadi
Puisi: Kisah Pohon Ara
Karya: Joss Sarhadi

Biodata Joss Sarhadi:

Nama lengkapnya adalah Joseph Suminto Sarhadi.
© Sepenuhnya. All rights reserved.