Puisi: Nyanyian Pasir (Karya Anthony Sutanto Atmaja)

Puisi “Nyanyian Pasir” karya Anthony Sutanto Atmaja bercerita tentang seseorang yang memosisikan diri sebagai butiran pasir. Pasir-pasir itu ...
Nyanyian Pasir

Aku adalah butiran-butiran pasir
yang rindu menyatu batu, menjadi altar
persembahan remuk redam jiwa-jiwa.

Novisiat, 2002

Sumber: Doa-Doa Binal (2013)

Analisis Puisi:

Puisi “Nyanyian Pasir” karya Anthony Sutanto Atmaja merupakan puisi singkat yang padat makna. Dengan hanya beberapa larik, penyair menghadirkan perenungan eksistensial tentang keberadaan diri, kerinduan akan penyatuan, dan makna pengorbanan. Kesederhanaan bentuk justru membuka ruang tafsir yang luas bagi pembaca.

Tema

Tema puisi ini adalah kerinduan akan penyatuan dan makna pengabdian. Butiran pasir menjadi simbol individu-individu kecil yang ingin melebur ke dalam sesuatu yang lebih besar dan bermakna.

Puisi ini bercerita tentang seseorang yang memosisikan diri sebagai butiran pasir. Pasir-pasir itu merindukan penyatuan menjadi batu dan altar, tempat persembahan jiwa-jiwa yang remuk dan teredam. Narasi ini bersifat simbolik, bukan peristiwa konkret.

Makna tersirat

Makna tersirat puisi ini mengarah pada kegelisahan manusia terhadap ketercerai-beraian dan ketakbermaknaan hidup. Individu merindukan proses penyatuan—baik secara spiritual, sosial, maupun transendental—agar keberadaannya memiliki nilai sebagai bagian dari pengorbanan atau persembahan yang lebih luhur.

Suasana dalam puisi

Puisi ini menghadirkan suasana hening, khusyuk, dan kontemplatif. Kata-kata seperti “altar” dan “persembahan” memberi nuansa spiritual yang dalam, seolah pembaca diajak masuk ke ruang batin yang sunyi.

Amanat / pesan yang disampaikan puisi

Amanat puisi ini adalah ajakan untuk memahami bahwa manusia, sekecil apa pun perannya, memiliki kemungkinan untuk bermakna ketika ia rela melebur dan mengabdikan diri pada tujuan yang lebih besar daripada ego pribadi.

Puisi “Nyanyian Pasir” karya Anthony Sutanto Atmaja menunjukkan bahwa puisi pendek mampu memuat refleksi yang dalam. Melalui simbol pasir dan altar, penyair menegaskan kerinduan manusia untuk menemukan makna melalui penyatuan, pengorbanan, dan pengabdian yang melampaui dirinya sendiri.

Puisi
Puisi: Nyanyian Pasir
Karya: Anthony Sutanto Atmaja

Biodata Anthony Sutanto Atmaja:
  • Anthony Sutanto Atmaja lahir pada tanggal 10 Juli 1980 di Gamping, Sleman.
© Sepenuhnya. All rights reserved.