Revisi Anggaran
Tusi pasti dan akan selalu berjalan
Seiring berlimpahnya kucuran anggaran
Transparan dan akuntabel selalu dikedepankan
Agar mulus Revisi Anggaran
Hotel Grand Mercure Bandung, 8 November 2022, 16.20 WIB
Analisis Puisi:
Puisi “Revisi Anggaran” karya Riyanto merupakan refleksi singkat namun padat mengenai dinamika tugas dan fungsi (tusi) dalam birokrasi, khususnya dalam pengelolaan anggaran. Puisi ini merekam suasana administratif yang kerap dihadapi aparatur, tetapi dikemas dalam bentuk yang puitis dan reflektif.
Walau terdiri dari empat baris, puisi ini menyiratkan kesadaran akan pentingnya tata kelola yang baik dalam proses revisi anggaran.
Tema
Tema puisi ini adalah tanggung jawab dan profesionalisme dalam pengelolaan anggaran.
Makna Tersirat
Secara eksplisit, puisi ini membahas tusi dan revisi anggaran. Namun, makna tersirat yang dapat ditangkap adalah pentingnya konsistensi dan integritas dalam menjalankan amanah publik.
Puisi ini mengisyaratkan bahwa kelancaran revisi anggaran sangat bergantung pada sikap profesional dan etis para pelaksana tugas.
Suasana dalam Puisi
Suasana dalam puisi terasa optimistis dan normatif. Tidak ada nada keluhan atau kegelisahan, melainkan penegasan komitmen terhadap prinsip tata kelola yang baik. Nada puisinya lugas, sejalan dengan karakter dunia birokrasi yang terstruktur.
Amanat / Pesan yang Disampaikan Puisi
Amanat yang disampaikan puisi ini adalah bahwa setiap proses administrasi, termasuk revisi anggaran, harus dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Puisi ini mengingatkan bahwa anggaran bukan sekadar angka, tetapi bentuk tanggung jawab yang harus dikelola secara profesional demi kelancaran program dan pelayanan publik.
Puisi “Revisi Anggaran” karya Riyanto merupakan refleksi singkat tentang profesionalisme dalam pengelolaan anggaran. Puisi ini menegaskan bahwa tata kelola yang baik menjadi kunci kelancaran setiap revisi anggaran.
Karya: Riyanto
Biodata Riyanto:
- Riyanto lahir pada tanggal 19 September 1977 di Jakarta.