Puisi: SKP Tahunan (Karya Riyanto)

Puisi “SKP Tahunan” karya Riyanto mengingatkan bahwa waktu tidak pernah berhenti, sehingga setiap momen kerja hendaknya dijalani dengan tanggung ...

SKP Tahunan

Waktu trus cepat berputar
Hari trus silih berganti
Laksana roda pedati trus berputar
Trus warnai pernik hidup kuli ini

Yang terangkum dalam satu nada cita
Yang terekam dalam untain kisah manusia
Yang tertuang dalam sebuah cawan
Yang tercatat resmi dalam lembaran SKP Tahunan

Semoga kebaikan tercurah bagi kita semua.. Aamiin

Hotel Grand Mercure Bandung, 8 November 2022, 08.30 WIB

Analisis Puisi:

Puisi “SKP Tahunan” karya Riyanto merupakan refleksi puitis atas perjalanan kerja dan waktu yang terus bergerak. Puisi ini menghadirkan perenungan tentang dinamika profesi, tanggung jawab, serta pencatatan kinerja yang terbingkai dalam dokumen resmi bernama SKP (Sasaran Kinerja Pegawai).

Meskipun berangkat dari realitas administratif, puisi ini berhasil mengangkatnya menjadi refleksi yang lebih luas tentang makna hidup dan pengabdian.

Tema

Tema puisi ini adalah refleksi perjalanan waktu dan pengabdian dalam kehidupan kerja.

Makna Tersirat

Secara eksplisit, puisi ini menggambarkan waktu yang terus berjalan dan pencatatan kinerja tahunan. Namun, makna tersirat yang dapat ditangkap adalah bahwa hidup manusia sering kali direduksi menjadi angka, laporan, atau lembaran resmi.

Puisi ini menyiratkan bahwa di balik laporan formal, terdapat perjuangan dan nilai kemanusiaan yang lebih dalam.

Suasana dalam Puisi

Suasana dalam puisi bersifat reflektif dan penuh kesadaran. Tidak ada keluhan, melainkan penerimaan terhadap realitas kerja dan waktu. Pada bagian akhir, suasana berubah menjadi doa dan harapan, menghadirkan nuansa optimistis dan spiritual.

Amanat / Pesan yang Disampaikan Puisi

Amanat yang disampaikan puisi ini adalah agar setiap pekerjaan, sekecil apa pun, dimaknai sebagai bagian dari perjalanan hidup yang bernilai. Meskipun hasil kerja dicatat secara administratif, esensi dari pengabdian tetap terletak pada niat dan integritas. Puisi ini juga mengingatkan bahwa waktu tidak pernah berhenti, sehingga setiap momen kerja hendaknya dijalani dengan tanggung jawab dan keikhlasan.

Puisi “SKP Tahunan” karya Riyanto merupakan refleksi puitis tentang waktu, kerja, dan pencatatan kinerja. Puisi ini menegaskan bahwa di balik administrasi dan angka, terdapat kisah manusia yang penuh usaha dan harapan. Doa pada bagian akhir menjadi penegas bahwa setiap kerja pada akhirnya bermuara pada kebaikan bersama.

Riyanto
Puisi: SKP Tahunan
Karya: Riyanto

Biodata Riyanto:
  • Riyanto lahir pada tanggal 19 September 1977 di Jakarta.
© Sepenuhnya. All rights reserved.