Pertikaian Dalam Perjamuan
aku bertikai dengan malam
ketika ia menelingkup perjamuan abadi
burung burung malam
menanggalkan sayapnya di jalan menikung
hanya hampa yang terkabar dari kukunya
renjanaku basah luka
memekat perkabungan di lintang gerhana
dan buliran zikirku
merentap rentap langit
Sumber: Dari Amerika ke Catatan Langit (2005)
Analisis Puisi:
Puisi "Pertikaian Dalam Perjamuan" karya Ita Dian Novita menghadirkan suasana yang pekat dengan kesedihan, konflik batin, dan pencarian spiritual. Melalui pilihan diksi yang puitis serta penggunaan simbol-simbol seperti malam, gerhana, burung malam, dan zikir, penyair mengajak pembaca menyelami pergulatan jiwa seseorang yang tengah menghadapi kehilangan atau penderitaan yang mendalam.
Tema
Tema utama puisi ini adalah konflik batin manusia dalam menghadapi penderitaan yang berujung pada pencarian kedekatan kepada Tuhan. Selain itu, puisi ini juga mengangkat tema-tema pendukung seperti:
- Kesedihan yang mendalam.
- Kehampaan hidup.
- Perkabungan.
- Pergulatan spiritual.
- Harapan di tengah keputusasaan.
Judul "Pertikaian Dalam Perjamuan" sendiri memberi kesan adanya pertentangan yang terjadi di tengah sebuah keadaan yang seharusnya penuh kebersamaan. Kata perjamuan dapat dimaknai sebagai metafora kehidupan, sedangkan pertikaian menggambarkan pergolakan batin yang tidak pernah benar-benar usai.
Makna Tersirat
Makna tersirat dalam puisi ini adalah bahwa setiap manusia pasti mengalami masa-masa gelap dalam kehidupannya. Penderitaan, kehilangan, maupun rasa sepi dapat membuat seseorang merasa kosong dan putus asa.
Namun demikian, penyair juga menyiratkan bahwa jalan spiritual menjadi salah satu cara untuk bertahan menghadapi cobaan tersebut. Zikir yang "merentap langit" menggambarkan doa yang dipanjatkan dengan penuh kesungguhan.
Puisi ini juga dapat dimaknai sebagai kritik halus terhadap kehidupan yang tampak indah di permukaan, tetapi menyimpan pertarungan batin yang tidak diketahui orang lain.
Amanat / Pesan yang Disampaikan
Beberapa amanat yang disampaikan dalam puisi ini antara lain:
- Setiap manusia akan menghadapi masa sulit dalam kehidupannya.
- Kesedihan merupakan bagian dari perjalanan hidup yang harus diterima.
- Jangan menyerah ketika menghadapi luka batin.
- Mendekatkan diri kepada Tuhan dapat menjadi sumber kekuatan saat menghadapi penderitaan.
- Harapan masih dapat ditemukan meskipun hidup sedang dipenuhi kegelapan.
Puisi "Pertikaian Dalam Perjamuan" karya Ita Dian Novita merupakan puisi reflektif yang mengangkat pergulatan batin manusia saat menghadapi penderitaan dan kehampaan hidup. Melalui simbol-simbol yang kuat serta diksi yang padat makna, penyair menyampaikan bahwa luka dan kesedihan bukanlah akhir dari perjalanan hidup. Di balik suasana muram yang mendominasi puisi, tersirat keyakinan bahwa harapan tetap dapat ditemukan melalui keteguhan hati dan kedekatan spiritual kepada Tuhan. Hal inilah yang menjadikan puisi tersebut tidak hanya indah secara estetik, tetapi juga kaya akan nilai-nilai kemanusiaan dan religius.
Karya: Ita Dian Novita
Biodata Ita Dian Novita:
- Ita Dian Novita lahir pada tanggal 18 November 1977 di Bondowoso.