1952

Puisi: Mencari Angin (Karya P. Sengodjo)

Mencari Angin Perahu yang melancar di atas ke permaian air yang kemilau dalam cahaya surya bermain – Aku yang merasa tenang dalam kegirangan yang mer…

Puisi: Mending (Karya P. Sengodjo)

Mending Entah bagaimana pada perasaanmu tapi memang beginilah langit yang hijau kelabu ataukah burung ini akan menghantu ataukah piramid akan rebah p…

Puisi: Kata Buka (Karya P. Sengodjo)

Kata Buka Untuk sajak besar Kudangan masa yang dua tahun itu Kita sanjungan malam akan datang berteriak bersama-sama untuk bernyanyi dan cekcok ber-t…

Puisi: Serenade (Karya Kirdjomuljo)

Serenade Sore hari ini, riang – segar dan lincah Sealun lagu – belum pernah kudengar melanda keningku Datang dengan kedua belah …

Puisi: Ibu (Karya A.A. Navis)

Ibu Buat Ibu yang meninggal 2 Agustus 1952 Aku tahu, Ibu selagi kau telentang tak bergerak karena sakitmu lapar karena patah seleramu sakit dadamu se…

Puisi: Sebagian Pertemuan (Karya S. Rukiah Kertapati)

Sebagian Pertemuan Suara kecil dari sudut kamar gelap, kedengaran dalam bisikan mengap-mengap: "aku mau lepas dari rahasia bungkusan …

Puisi: Pertemuan dan Perpisahan (Karya Mahbub Djunaidi)

Pertemuan dan Perpisahan Dalam suatu sepi yang bermimpi Aku pulang dari pesta wajah separo bulan Diam segala. Aku yang melayang angan Ingat muka – in…

Puisi: Bertambah Nyata, Lampu-Lampu Sepanjang Jalan Tergantung (Karya S.K. Insan Kamil)

Bertambah Nyata, Lampu- L ampu Sepanjang Jalan Tergantung bertambah nyata, lampu-lampu sepanjang jalan tergantung cuma di ujung-ujung lorong menuju j…

Puisi: Bujang dan Pokok Lukisan (Karya P. Sengodjo)

Bujang dan Pokok Lukisan Pada bidang-bidang (kesatu dan kedua) diproyeksikan segala titik-titik Jangan ada yang kelewatan tidak perlu kesusu dalam me…

Puisi: New York (Karya Trisno Soemardjo)

New York Raksasa industri terlaksana mewah Oleh gedung menggunung berpapasan awan, Dari perut tanah menggait ke kulit langit Baris beton berbaja main…

Puisi: Si Ida Kecurian Kasih (Karya S.K. Insan Kamil)

Si Ida Kecurian Kasih Si Ida kecurian kasih tersara ke daerah Buangan di mana pucuk-pucuk cemara berpatahan daun-daunan gugur menderu dengan angin Si…

Puisi: Sungai (Karya Sitor Situmorang)

Sungai Mereka yang sendiri menurun lembah di bayang telanjang Sunyi berjaga di puncak Menara Jauh di kolong kota kasihku bermuka-muka dengan hening m…

Puisi: tt. M (Karya P. Sengodjo)

tt. M Bunyi jam besar mengejutkan mimpi dari sadar Apalagi tentang beduk dan tabuh di pagi senja Kita umpamakan perang ini selesai sudah Dan kami men…

Puisi: tt. SM (Karya P. Sengodjo)

tt. SM Mari, Zus, kita lembur kerja hari ini Waktupun hanya dalam pengiraan terasanya Atau kau inginkan nyanyian asing yang kau tak tahu maknanya Kar…
© Sepenuhnya. All rights reserved.