Puisi: Minta Didengar! (Karya M. Balfas) Minta Didengar! Coba dengar: Kapan akhirnya kita semua tergulung juga seperti benang dalam satu kelosan, atau dalam satu kebulatan sepert…
Puisi: Hari demi Hari (Karya Ajip Rosidi) Hari demi Hari Hari demi hari meninggal, usia bertambah dewasa Tahu makna hidup mengurai senyum, hianat manusia Alangkah lapang dada yang mau menerim…
Puisi: Perempuan (Karya Ajip Rosidi) Perempuan Perempuan adalah rindu di mana laut menemu diri Di rahim siapa gerbang surga membuka Di mana jiwa adalah kelembut…
Puisi: Antara Thermopylae dan Stalingrad (Karya Adi Sidharta) Antara Thermopylae dan Stalingrad kesan Bandung 20-11-56 Berarak kami dalam cerita lama manusia Sparta yang menukar nyawa dengan keharuman puja. Seka…
Puisi: Sajak Putih Danau Putih (Karya Agam Wispi) Sajak Putih Danau Putih kelam warna puncak samosir selamat malam, katanya, selamat malam diam tusam bagai rindang ceri enaknya makan rujak dingin beg…
Puisi: Mohamad Rukman Kartawinata di Bali (Karya Ajip Rosidi) Mohamad Rukman Kartawinata di Bali Kalau sekali aku pergi ke Bali Tingkahku seorang pelancong sejati Mengenakan topi anyam daun lontar Keliling kota …
Puisi: Kusaksikan Manusia (Karya Ajip Rosidi) Kusaksikan Manusia Kusaksikan manusia dendam-mendendam Kudengar denyut ketakutan mengejar siang dan malam Kuyakinkan mereka…
Puisi: Di Sebuah Tanjung (Karya Hijaz Yamani) Di Sebuah Tanjung sebuah tanjung – dataran pasir putih-putih ujungnya keris ombak yang mendidih matahari senja terkaca kerdip mercu yang menyala angi…
Puisi: Konsepsi Bung Karno (Karya Adi Sidharta) Konsepsi Bung Karno Bung Karno! Konsepsimu kembalikan mimpi pada malam semakin sepi pada prajurit pengawal cita bertekad mati dalam setia. Engkau ba…
Puisi: Di Teluk Ikan Putih (Karya Taufiq Ismail) Di Teluk Ikan Putih Di Teluk Ikan Putih, telah terjangkar jasmaniku di pelabuhannya Pada kapal-kapal yang masuk…
Puisi: Revolusi (Karya Agam Wispi) Revolusi kupancing kau masuk hutan kau ikuti aku seperti bayangan tinggal pantai hilang lautan bertimbun b…
Puisi: Taufan (Karya Adi Sidharta) Taufan Kepada Ilya Ehrenburg Dan aku tenggelam dalam taufanmu taufan yang menderu di perang lalu taufan yang merobohkan segala. Aku bersama Pepe di …