Puisi: Berkata Seorang Pengunjung Balai Kota (Karya Leon Agusta) Berkata Seorang Pengunjung Balai Kota Telah tuan silakan aku duduk, Walikota Terimakasih Tempatku bukan di sini dan aku pun tergesa Dan tuan pun sibu…
Puisi: Kita Bisu Saja Seperti Patung (Karya Rusli Marzuki Saria) Kita Bisu Saja Seperti Patung Kita bisu saja seperti patung melihat tragedi sekarang Kita tak bisa percayai diri kita sendiri — dari sekian makna Mak…
Puisi: Selesai (Karya Toeti Heraty) Selesai suatu saat toh harus ditinggalkan dunia yang itu-itu juga – api petualangan cinta telah pudar – bayang-bayang dalam mimpi, senyum …
Puisi: Bayangan (Karya Ajip Rosidi) Bayangan Bayanganmu terekam pada permukaan piring, pada dinding Pada langit, awan, ah, ke mana pun aku berpaling: Dan di atas atap rumah angin …
Puisi: Senja Susut dan Wajahmu (Karya Abdul Hadi WM) Senja Susut dan Wajahmu Lewat jendela Senja susut dalam ruang Kau saksikan Aku sendiri sayang Dan wajah ya…
Puisi: Dan Angin di Luar Jendela (Karya Abdul Hadi WM) Dan Angin di luar Jendela Lampu padam malam mati dan angin di luar jendela yang sayu pun terhenti ruang yang berkemas kumandang hilang lebi…
Puisi: Malam (Karya Upita Agustine) Malam Kunantikan malam datang Diterangi cahaya bintang, diiringi bunyi-bunyian yang berpencaran Dan kita bersisian menyusuri pantai yang basa…
Puisi: Nyanyian Angsa (Karya W.S. Rendra) Nyanyian Angsa Majikan rumah pelacuran berkata padanya: "Sudah dua minggu kamu berbaring. Sakitmu makin menjadi. Kamu tak lagi hasilk…
Puisi: Sebelum Tidur (Karya Budiman S. Hartoyo) Sebelum Tidur Putarlah knop radio itu Jam sebelas tengah malam begini terlalu sayang dilewatkan hanya untuk mendengarkan berita-berita per…
Puisi: Hotel Sanur (Karya Abdul Hadi WM) Hotel Sanur Sekarang, kitapun kembali di lobbi Kau dan aku. Bercakap-cakap sesudah matahari Angin yang ditiup bulan, Adalah ombak Rombongan buih yang…
Puisi: Elegi (Karya Toeti Heraty) Elegi (1) (1) kau gelisah sayang tampaknya malam yang menyingkirkan awan tetapi pucuk-pucuk mendung memercikkan getar pohon-pohon t…