1967

Puisi: Sajak Samar (Karya Abdul Hadi WM)

Sajak Samar Ada yang memisah kita, jam dinding ini ada yang mengisah kita, bumi bisik-bisik ini ada. Tapi tak ada kucium wangi kainmu sebelum p…

Puisi: Sisa Jembatan Tua (Karya Kirdjomuljo)

Sisa Jembatan Tua Bukan senja yang tenggelam mengaburkan mataku Tapi bayangan masa silam menatapku tiba-tiba Kuingat di sini t…

Puisi: Di Tanganmu (Karya Kirdjomuljo)

Di Tanganmu Kepada siapa akhirnya berjuta hati menatap Kepada mereka yang bersedia berbagi hati kepadanya Kepada siapa akhirnya suara mengu…

Puisi: Mawar dan Nenek Tua (Karya D. Zawawi Imron)

Mawar dan Nenek Tua nenek tua, nenek renta ia punya jambangan dan mawar yang gemetar ia tanam mawar itu buat anaknya yang mengembara sejak kecil mula…

Puisi: Mengalirlah, Sungai (Karya Sapardi Djoko Damono)

Mengalirlah, Sungai mengalirlah, sungai, tenang ke lautmu waktu tegak aku di sini dalam warna biru Siapa berkata: lihatlah cuaca bersiap. Kabut terde…

Puisi: Hujan Turun Sepanjang Jalan (Karya Sapardi Djoko Damono)

Hujan Turun Sepanjang Jalan hujan turun sepanjang jalan hujan rinai waktu musim berdesik-desik pelan kembali bernama sunyi kita pandang: p…

Puisi: Ziarah (Karya Sapardi Djoko Damono)

Ziarah Kita berjingkat lewat jalan kecil ini dengan kaki telanjang; kita berziarah ke kubur orang-orang yang telah melahirkan …

Puisi: Aide Memoire (Karya Umbu Landu Paranggi)

Aide Memoire bukalah jendela, di luar angin menyiapkan pelaminan kemarau sebelum burung-burung dan daunan luput dari nyalang pandang dukaku catatan-c…

Puisi: Senja (Karya D. Zawawi Imron)

Senja Jika senja bermandi jingga selamat pulang, bocah gembala! derap langkah sapimu di bentang hatiku hidup angin dan napas langit dan pandang mata …

Puisi: Ayah (Karya D. Zawawi Imron)

Ayah pagi dan angin mengelus mulus hatiku kota Rogojampi tersingkap, merdanta hati ayah sendirian di sana dan terpaksa lantaran di dusun ini kemarau …

Puisi: Desaku (Karya D. Zawawi Imron)

Desaku Di jembatan ini kudengar bisik sejarah Aku tak tahu, siang ini manakah yang lebih berkobar Mataharikah atau darahku yang menderaskan makna air…

Puisi: Perpisahan (Karya Subagio Sastrowardoyo)

Perpisahan Baik sebelum meninggalkan pertemuan memadamkan api puntung rokok dan diputuskan perundingan dekat ambang pintu, sebab kadang-kadang kita m…

Puisi: Pembicaraan (Karya Subagio Sastrowardoyo)

Pembicaraan (1) Di mana berakhir pembicaraan? Di ruang dalam atau jauh di larut malam atau waktu duduk belunj…
© Sepenuhnya. All rights reserved.