Puisi: Aku Cuma Minta Sedikit (Karya Ismed Natsir) Aku Cuma Minta Sedikit Aku tak minta dibikinkan jembatan cahaya. Atau sesuatu yang amat sulit direka. Aku cuma minta sedikit: Jangan pergi sebelum ak…
Puisi: Kutak Simak Baris-Baris Gerimis (Karya Darman Moenir) Kutak Simak Baris-Baris Gerimis sebelum sampai di pintu hari adakah engkau yang menunjuk itu? pada pagi mentari yang hilang kutak simak baris-baris g…
Puisi: Kubakar Cintaku (Karya Emha Ainun Nadjib) Kubakar Cintaku Kubakar cintaku Dalam hening nafas-Mu Perlahan lagu menyayat Nasibku yang penat Kubakar cintaku Dalam sampai sunyi-Mu Agar lindap, ag…
Puisi: Gunung Agung (Karya Rusli A. Malem) Gunung Agung Berikan aku asap dupa Sajen dan bunga mawar Patung buah dada Di mana Siwa mementil-mentil putingnya Berikan aku bau dan harum-haruman Ra…
Puisi: Piala (Karya Bakdi Soemanto) Piala Sebuah piala darah dan anggur di atas meja kehidupan. Korban terbantai di jelaga kehidupan. Tak ada nama bisa …
Puisi: Siut Uwir Uwir Rimba Sore Hari (Karya Upita Agustine) Siut Uwir Uwir Rimba Sore Hari Siut uwir uwir rimba sore hari Tak terdengar lagi Pulanglah nak sayang Jenjang rumah lah berlumut Sakek di…
Puisi: Sebuah Sungai (Karya Suripan Sadi Hutomo) Sebuah Sungai Sebuah sungai Mengalir dalam diri kita Mengalir tanpa suara Pasang segera jala Ikut Sang Surya Dan ikan-ikan Bakal turun ke muara Berny…
Puisi: Tanah Merah (Karya Maman S. Tawie) Tanah Merah Jalan di sana menguak waktu pada saat aku berkemas tak ada nafsu hanya kasih Tanah merah itu menyimpan wajah gelap, tertenda tiada bising…
Puisi: Jendela (Karya Husain Landitjing) Jendela sementara jendela terbuka langit pagi memutih angin bergegas merendah ketika laut lincah dari jauh mempesona riang perahu mengikut gerak gelo…
Puisi: Gambar-Gambar di Dinding Kapel (Karya F. Rahardi) Gambar-Gambar di Dinding Kapel gambar-gambar kecil di tembok kapel sangat banyak berkata-kata padaku tentang jamannya tentang tangan-tanga…
Puisi: Sigramilir (Karya F. Rahardi) Sigramilir tembang megatruh mengalir dari ubun-ubunku empat puluh buaya empat puluh dewa menanggalkan jubah-jubahnya dan dengan jimat …
Puisi: Ada (Karya Iwan Fridolin) Ada Ada angin dan matahari tercekam sepi di sini. Ada tangis dan gumam sejuta bintang bertabrakan dalam kelam. Ada yang tak terkatakan ketika menyaks…
Puisi: Stanplat Cililitan (Karya F. Rahardi) Stanplat Cililitan stanplat yang padat kubidik intinya tapi meleset mataku yang miskin terseret bis datang dan pergi dari mana saja mere…
Puisi: Aku Berikan (Karya Abdul Hadi WM) Aku Berikan Aku berikan seutas rambut padamu untuk kenangan tapi kau ingin merampas seluruh rambutku dari kepa…