1974

Puisi: Pintu Kaca (Karya Slamet Kuntohaditomo)

Pintu Kaca Sahabatku mandor belanda telah menciptakan di antara letak jambangan-jambangan bunga plastik. Misalnya ditanam dalam ruangan apa perlu pen…

Puisi: Jauh di Sana Tempatku Luka (Karya Maman S. Tawie)

Jauh di Sana Tempatku Luka Jauh di sana tempatku luka Terbaring bisu setia akan tiba Berlingkar pudar bayang sekilas Harap terkatup di ambang jenjang…

Puisi: Kekosongan (Karya T. Alias Taib)

Kekosongan hanya pohon-pohon miring hanya daun-daun kuning hanya bunga-bunga kering hanya ranting-ranting garing memenuhi taman seindah ini seindah i…

Puisi: Langkah-Langkah Siapakah Itu (Karya Hijaz Yamani)

Langkah-Langkah Siapakah Itu Langkah-langkah siapakah itu menapak di dingin malam Langkah-langkah siapakah itu menyerahkan miliknya di tangan bayang-…

Puisi: Di Sebuah Halte Bis (Karya Sapardi Djoko Damono)

Di Sebuah Halte Bis     Hujan tengah malam membimbingmu ke sebuah halte bis dan membaringkanmu di sana. Kau mema…

Puisi: Firman (Karya Ibrahim Sattah)

Firman                     : Kun                     (buatlah tanda salib)     Adalah malaikat yang dekat padaMu yang duduk dalam hatiMu yang sentias…

Puisi: Kurindukan Masa Kanak-Kanak (Karya Upita Agustine)

Kurindukan Masa Kanak-Kanak Kurindukan masa kanak-kanak bermain kucing-kucingan Kurindukan masa kanak-kanak bermain jerami di sawah Kurindukan saat p…

Puisi: Laut dan Aku (Karya Hijaz Yamani)

Laut dan Aku Laut dan aku tidak tergantung pada angin Pada bumi ketiga dalam bayangan Laut ruang dari berlaksa mata Ketika kaku kompas dan pecahnya k…

Puisi: Soneta Merah Jambu (Karya Saini KM)

Soneta Merah Jambu Dua impian melayang di udara bersatu dan memberat, lalu jatuh di atas bumi, jatuh dan buyar di atas batu. Dua titik …

Puisi: Jargon Kepribadian (Karya Remy Sylado)

Jargon Kepribadian Dari Tokyo diberitakan penemuan baru bidang otomotif Dari Berlin diberitakan penemu…

Puisi: Biarin! (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Biarin! kamu bilang hidup ini brengsek. Aku bilang biarin kamu bilang hidup ini nggak punya arti. Aku bilang biarin kamu bilang a…

Puisi: Jenawi Kau Tikamkan Jejak Sejarah pada Hulu Hatiku (Karya Upita Agustine)

Jenawi Kau Tikamkan Jejak Sejarah pada Hulu Hatiku Jenawi kau tikamkan jejak sejarah pada hulu hatiku Kinantan kau kepakkan sayapmu pada angin …

Puisi: Kuundang Gerimis (Karya Rusli Marzuki Saria)

Kuundang Gerimis Di tengah padangmu yang luas Kabut menipis, dan burung-burung pun mericis Dalam sarang              Kuundang malam Lengang rebahkan …

Puisi: Menanti Musim (Karya Upita Agustine)

Menanti Musim Gelisah angin bertiup Menanti musim Tak tertidurkan dalam hatiku Pagaruyung, 1974 Sumber: Nyanyian Anak Cucu (2000) Ana…

Puisi: Dalam Sebuah Musim (Karya Husni Djamaluddin)

Dalam Sebuah Musim di kota yang bising aku merasa terasing di desa yang kecil aku merasa terpencil begitulah kalau rindu dendam  terbenam dalam dalam…
© Sepenuhnya. All rights reserved.